featured Slider

Featured Post

Green Jobs: Peluang Kerja Anak Muda, Mengolah Sampah

What's your dream job?

Era globalisasi membuat kita harus bisa beradaptasi dan bertransformasi. Saya ingin memiliki pekerjaan yang fleksibel, bisa dikerjakan di mana saja, dan memiliki kontribusi untuk bumi. Iya, bumi. Alasan sederhana karena cuma di sini tempat yang saya huni. There's no Planet B, kalau kata pepatah. 

Pekerjaan ramah lingkungan atau green jobs menjadi opsi untuk meningkatkan ekonomi dan membuat lingkungan lebih lestari. Salah satunya adalah peluang kita sebagai anak muda untuk mengolah sampah. 

Istilah Green Jobs diperkenalkan pertama kali oleh International Labour Organization (ILO), yang merupakan organisasi buruh dunia yang mendukung pentingnya pekerjaan yang berorientasi terhadap pelestarian lingkungan. 


Pekerjaan Ramah Lingkungan


Anak muda zaman sekarang sungguh kreatif dan inovatif. Masih muda, tapi sudah punya usaha sendiri. Apalagi usaha yang sejalan dengan pola pikir green jobs. Pekerjaan dilakukan tidak hanya untuk kesejahteraan hidup, tapi juga untuk pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.  Green jobs memberikan peluang kerja anak muda untuk memproduksi barang/jasa yang ramah bagi lingkungan.

Green Jobs dilatarbelakangi oleh keadaan bumi yang sedang tidak baik-baik saja. Beberapa faktornya adalah perubahan iklim dan kerusakan sumber daya alam. Oleh karena itu, kita harus mampu bertransformasi karena green jobs menjadi sebuah kekuatan ekonomi yang baru.
Infografis: www.pinktravelogue.com

Menurut International Labour Organization (ILO), ada beberapa aspek dalam pelaksanaan green jobs, yaitu; mengurangi konsumsi energi dan bahan baku (dematerialize economy), mengurangi pengeluaran emisi gas rumah kaca (decarbonize economy), mengurangi limbah sampah & polusi, serta perlindungan & perbaikan ekosistem.

Contoh Green Jobs

Kategori green jobs mencakup pekerjaan yang berpotensi menjawab masalah perubahan iklim dan menjadi solusi untuk berbagai masalah lingkungan, antara lain; pengolahan limbah & daur ulang, transportasi umum, produksi pangan berkelanjutan, kehutanan berkelanjutan untuk mencegah deforestasi, suplai & efisiensi energi, serta pelestarian biodiversitas & ekosistem. Apakah kamu tertarik dari salah satu yang saya sebutkan?

Indonesia Lebih Bersih dari Sampah Plastik


Saya teringat waktu melakukan aksi bersih pantai, sampah plastik adalah sampah terbanyak di laut. Sampah botol plastik, mi instan, bungkus kopi, dan lain-lain menghiasi tepi pantai. Pengalaman yang sama juga saya temukan saat mendaki Gunung Merbabu, sampah plastik juga menjadi sampah terbanyak di sana. 

Persoalan sampah plastik masih sangat besar di Indonesia. Timbunan sampah akan bertambah jika kita tidak memiliki kesadaran untuk menguranginya. Sampah plastik berpotensi terhadap pencemaran lingkungan. 

Memang tak bisa dipungkiri bahwa kita tak bisa lepas dari satu benda bernama plastik. Apa yang bisa kita lakukan adalah mengurangi penggunaannya. Jika bisa mengolahnya, pasti akan lebih baik. Tak ada salahnya mencoba mengolah sampah menjadi rupiah.

Masyarakat Lombok mengolah sampah plastik. Sumber: goodnewsfromindonesia.id

Sebagai contoh, masyarakat di Lombok, Nusa Tenggara Barat sudah mempraktikkan pengolahan sampah dengan baik, mulai dari mengumpulkan, memilah, dan menjualnya pada bank sampah. Masyarakat juga mendirikan komunitas daur ulang untuk mengolah sampah plastik agar pantai di sana tidak tercemar.

Menuju Indonesia yang lebih bersih dari sampah plastik, sebisa mungkin saya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Membawa botol minum pribadi saat bepergian dan membawa tas belanja saat ke supermarket sudah saya lakukan. Saya juga tak lupa membawa kantong jaring untuk membawa sayur atau buah yang harus ditimbang. Hal ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Bagaimana dengan kamu?

Green Jobs: Peluang Kerja Anak Muda, Mengolah Sampah


Bagi saya, pekerjaan ramah lingkungan bisa dilakukan mulai dari hal kecil. Tahun ini, saya punya misi untuk mencoba membuat produk upcycle. Bahan pembuatan produknya adalah dari sampah rumah tangga seperti plastik bungkus mi instan, karton sereal, dan botol kaca dari sambal. Saya pikir, sampah punya kehidupan kedua jika kita bisa mengolahnya dengan baik.

Produk upcycle sedikit berbeda dengan recycle, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu mengurangi volum sampah dan mengubah barang bekas menjadi lebih berguna. Produk upcycle memanfaatkan produk bekas yang ada (tanpa proses pengolahan bahan). Sedangkan recycle adalah satu tahapan lebih karena produk yang dihasilkan biasanya membutuhkan proses pengolahan seperti dicacah atau dilebur.

Hasil Kerajinan Sampah Plastik

Saya mencoba memanfaatkan kantong plastik kresek dan bungkus mi instan untuk dijadikan sebuah pouch kecil, menggunakan teknik heat press dengan alat setrika. Selain itu, memanfaatkan botol kaca bekas vitamin rambut atau botol kaca bekas sambal menjadi vas bunga untuk dekorasi.

Menurut saya, sebenarnya sampah plastik memiliki nilai lebih jika diolah dengan baik. Saya pernah melihat hasil kerajinan tatakan gelas dari hasil recycle sampah botol plastik, yang dicacah dan diproses sehingga menjadi produk yang artistik.


Produk recycle tatakan gelas. Sumber: plastikkembali.com

Produk upcycle dan recycle memiliki keunggulan untuk dipasarkan. Hal ini merupakan peluang juga bagi kita sebagai anak muda untuk mendukung pekerjaan yang ramah lingkungan. Namun, jika kita tidak dapat mengolahnya, setidaknya kita bisa memilah dan mengirimkannya ke bank sampah untuk diolah. 
Small Act, Big Impact.
Aksi kecil, berdampak besar. Koaksi Indonesia juga mendukung green jobs melalui kampanye di media sosial untuk membagikan cerita inisiatif energi terbarukan di kota maupun desa, serta mendukung partisipasi aktif komunitas dan perusahaan yang memiliki peluang kerja ramah lingkungan. 

Melalu blog ini, sayapun ingin berbagi pengalaman dan kontribusi dalam menjalankan green jobsYuk, kita wujudkan green jobs dan berkontribusi untuk bumi yang hijau dan bersih dari sampah. Salam lestari.

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Tips Traveling Aman dengan KO Virus Disinfectant Spray

Barang apa yang wajib banget ada di tas kamu selain ponsel dan dompet di masa pandemi seperti sekarang ini? Membawa cadangan masker, botol minum, dan kelengkapan sanitasi seperti tisu dan disinfektan multifungsi menjadi kebiasaan baru yang harus dilakukan demi menjaga keamanan dan kebersihan. Nah, aku selalu siapin KO Virus Disinfectant Spray di tas karena bentuknya yang travel friendly dan punya segudang manfaat. 


KO Virus Disinfectant Spray yang Aman untuk Kesehatan


Aku jadi lebih memperhatikan apa yang kupakai saat ini, semua kembali lagi untuk keamanan dan kesehatan. KO Virus Disinfectant Spray mengandung HCIO 100 ppm (Asam Hipoklorit) yang merupakan larutan yang terbentuk dari reaksi senyawa klorin dan air. Senyawa ini banyak digunakan pada produk sanitasi dan disinfeksi yang sangat efektif untuk membunuh virus, kuman, dan bakteri dalam waktu 5-10 detik, termasuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

KO Virus Disinfectant Spray tidak mengandung alkohol. Fungsi alkohol diganti oleh HCIO tadi yang lebih aman, anti alergi, dan anti iritasi. Dengan pH5-6, penggunaannya aman untuk kulit, termasuk kulit bayi dan kulit sensitif sepertiku. Jadi aman ya untuk keluarga, terutama untuk para ibu yang mempunyai anak bayi dan balita.

Lalu yang aku suka, gak ada bau menyengat yang bikin mual, gak lengket saat disemprotkan ke tangan, dan juga gak bikin kulit tangan jadi kering. Selain itu, KO Virus Disinfectant Spray memiliki fungsi menghilangkan bau tak sedap sehingga dapat disemprotkan pada dudukan toilet, sepatu, benda, atau ruangan yang cepat lembab. Kabar baiknya lagi, KO Virus Disinfectant Spray juga aman bagi sistem pernapasan hewan peliharaan lho!


Gak cuma aman untuk kesehatan, KO Virus Disinfectant Spray juga ramah lingkungan. HCIO yang terkandung di dalamnya, tidak mengandung logam dan plasticizer sehingga tidak gampang terbakar atau meledak. Saat KO Virus Disinfectant Spray disemprot akan langsung menjadi air sehingga gak mencemari lingkungan. Gimana gak jatuh cinta sama produk multifungsi, mudah dibawa kemana aja, dan ramah lingkungan seperti ini?

Semprotkan KO Virus Disinfectant Spray Di Mana Saja & Kapan Saja


KO Virus Disinfectant Spray sangat multifungsi dan praktis, karena bukan hanya digunakan sebagai disinfektan, tapi juga aman digunakan sebagai hand sanitizer, serta dapat digunakan dimana saja dan kapan saja. Botolnya ringan berwarna putih dengan aksen hijau berukuran 100 ml sangat mudah dibawa dan pastinya tak perlu masuk bagasi saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat udara. Tak perlu khawatir bocor, karena botolnya cukup kokoh dan penutupnya kencang. 


Cara penggunaannya pun sangat mudah yaitu dengan menyemprotkan pada benda-benda yang biasa atau akan kita sentuh untuk mengurangi penyebaran virus. Saat pandemi seperti sekarang ini, biasanya sebelum menggunakan tempat tidur di hotel, sebelum menaruh barang di meja, sebelum memegang gagang pintu saat staycation, dan membersihkan laptop sebelum dimasukkan dalam tas, penyemprotan disinfektan selalu kulakukan. 


Tak hanya itu, saat melakukan perjalanan dengan transportasi umum, seperti kereta api, pesawat udara, maupun bus, akupun selalu membersihkan tangan maupun barang bawaan. Hal tersebut membuatku merasa lebih aman dan higienis. Bukannya parno, tapi virus Corona tak pandang bulu. Oleh karena itu kita harus senantiasa menjaga diri.


Lalu, satu hal wajib ang aku lakukan sebelum tidur adalah membersihkan ponsel dengan KO Virus Disinfectant Spray. Ponsel adalah benda yang paling sering aku gunakan. Kadang kita tak sadar menaruhnya di meja makan, atau di tempat baru yang kita tidak tahu kebersihannya. Oleh karena itu, penting bagiku untuk membersihkan seluruh bagian badan ponsel sebelum tidur. 


Dapatkan KO Virus Disinfectant Spray via Online

KO Virus Disinfectant Spray adalah pilihan disinfektan terbaik karena sudah tersertifikasi dan kandungan HCIO di dalamnya dapat membasmi 99,9% kuman. Setelah botol KO Virus Disinfectant dibuka, gunakan dalam jangka waktu enam bulan. 


Tak perlu keluar rumah, hanya di rumah saja, kamu bisa mendapatkan KO Virus Disinfectant Spray di www.mooimom.id seharga Rp99.000 atau membeli di e-commerce Shopee Official Mooimom seharga Rp99.000 (single) dan Rp196.200 (combo).

Jangan lupa memasukkan kode voucher
BLOGIREN10 untuk mendapatkan potongan harga di website Mooimom dengan minimal belanja Rp300.000. Berlaku untuk produk harga diskon dengan potongan 10% maksimal Rp30.000. Stay safe and healthy ya! 
...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Mempersiapkan PRUWarisan Bersama Prudential Indonesia


Mengatur dan merencanakan keuangan memang bukan perkara mudah, apalagi dalam kondisi tak menentu seperti saat ini. Bencana dan musibah bisa datang kapan saja. Siap gak siap, kita harus menghadapinya. Pandemi yang tak kunjung henti dan kita dituntut untuk beradaptasi secepatnya.

Kesehatan dan kesejahteraan adalah hal yang sangat berharga. Pada 20 Januari 2021, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) baru saja meluncurkan solusi perlindungan baru yaitu  PRUWarisan untuk mempersiapkan masa depan demi orang-orang tersayang. Sudahkah kamu mempersiapkannya?



Acara diselenggarakan secara virtual bersama Jens Reisch selaku President Director Prudential Indonesia, Himawan Purnama selaku Managing Director for Customer Solution  & Delight Prudential Indonesia, Dani Rachmat selaku Penggiat Perencana Keuangan, dan dr. Mesty Ariotedjo, beserta jajaran Prudential Indonesia.

Pandemi mengajarkan kita untuk memiliki persiapan terbaik demi masa depan. -Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia

Berdasarkan riset GoBear Financial Health Index menunjukkan bahwa perencanaan keuangan baru dimulai saat usia 35 tahun dan mulai menyiapkan pensiun usia 41 tahun. Sebaiknya perencanaan keuangan dimulai sejak dini dengan membuat cash flow positif mencakup mempersiapkan dana darurat, asuransi, dan investasi. Lantas apakah warisan termasuk didalamnya?

Baca Juga: Hampir Batal Nikah

Walaupun pengelolaan warisan merupakan salah satu tujuan keuangan jangka panjang yang penting, belum banyak dari kita yang memahami bagaimana mempersiapkannya dengan optimal. Banyak orang tak mau memikirkannya karena berbagai alasan. 


Alternatif Pilihan Warisan

Kalau ditanya, apakah harapanmu untuk orang-orang tersayang? Buatku, harapannya adalah agar mereka selalu sehat, sejahtera, dan bahagia. Lalu, apa yang kamu bayangkan tentang warisan? Sejumlah orang mungkin akan menjawab properti atau emas. Namun ternyata ada beberapa alternatif pilihan warisan, antara lain;  properti, emas, deposito, saham, benda seni, koleksi otomotif, usaha, dan asuransi jiwa.

Berdasarkan survey instagram yang dilakukan Dani Rachmat dalam laman instagramnya dari 1870 responden, 437 responden memilih saham, 332 reponden memilih properti, dan 292 responden memilih asuransi jiwa. 


Grafik diatas menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran bahwa opsi asuransi jiwa masuk dalam Top 3 warisan. Dalam merencanakan warisan, paling tidak bisa menyisihkan minimal 10% untuk proteksi asuransi jiwa. Dani Rachmat, mengatakan bahwa asuransi jiwa merupakan salah satu instrumen keuangan yang dapat dimiliki dari sekarang untuk dijadikan warisan selain aset tanah, bangunan, dan lainnya. 

Pentingnya menyiapkan warisan guna memastikan keberlangsungan ekonomi untuk keluarga tercinta, dan memastikan peninggalan yang diberikan dapat langsung digunakan dengan prosedur yang mudah dan jelas.

Asuransi untuk Warisan

Dalam merencanakan warisan, bisa disiapkan sedini mungkin bahkan untuk teman-teman yang belum menikah. Mempersiapkan warisan dapat dilakukan melalui asuransi, salah satunya adalah dengan PRUWarisan. Semakin cepat membeli, maka preminya akan lebih murah.

Himawan Purnama mengatakan bahwa PRUWarisan dapat menjadi peninggalan berharga yang efektf dengan sejumlah manfaat seperti fleksibilitas masa pembayaran premi dan uang pertanggungan yang optimal. Terlebih lagi, asuransi jiwa dapat diandalkan sebagai instrumen warisan karena prosedur, syarat ketentuan dan pembagian manfaat yang jelas. 

Dengan nilai Uang Pertanggungan yang pasti membuat perencanaan keuangan ahli waris lenih mudah dan dengan proses klaim yang jelas, pencairan akan langsung diserahkan kepada ahli waris ketika semua syarat telah terpenuhi.

PRUWarisan memberikan perlindungan jaminan polis hingga usia 99 tahun, dengan usia masuk setahun hingga 70 tahun. Selain itu, periode pembayaran premi yang fleksibel yaitu 5, 10, atau 15 tahun dan berpotensi mendapatkan PRUWarisan Booster yang merupakan tambahan manfaat yang akan nilai warisan dengan optimal yang akan diterima oleh penerima manfaat.


Keluarga yang bertumbuh membutuhkan  kestabilan dan kepastian untuk pemenuhan kebutuhan. dr. Mesty Ariotedjo, Sp. A mengajak kita semua untuk menyusun prioritas dan memiliki harta waris sebagai salah satu resolusi 2021, agar kita dapat memastikan kesejahteraan orang-orang yang kita sayangi selalu terlindungi. 

Jadi, apa harapanmu untuk orang-orang tersayang? Yuk, miliki PRUWarisan melalui tenaga pemasar Prudential Indonesia. Semoga kita semua selalu sehat dan sejahtera ya!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Peran Pemuda Lestarikan Hutan Indonesia

Saat kita mencintai seseorang, hal itu harus dibuktikan bukan hanya dengan kata-kata tapi juga perbuatan nyata. 
Maka dari itu sama hal nya dengan tema webinar yang diadakan oleh Blogger Perempuan dan Golongan Hutan bertajuk, "I Love Indonesia" dalam upaya peran pemuda lestarikan hutan. Tiga narasumber berkompeten; Bang Edo Rakhman, Anindya Putri, dan Syaharani membuka wawasan saya dan memberi pengetahuan, serta mengajak kami untuk melakukan tindakan nyata sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air. Bukan hanya dengan kalimat manis yang kita ucap atau tulis, namun hal apa saja yang sudah kita lakukan untuk menjaga Indonesia? 

Webinar 'I Love Indonesia' bersama Blogger Perempuan dan Golongan Hutan.

Bang Edo Rakhman selaku Koordinator Koalisi Golongan Hutan, mengatakan bahwa lingkungan memberikan daya dukung untuk kehidupan kita. Walaupun kita tidak berhadapan langsung dengan hutan, tapi manfaatnya memang besar bagi makhluk hidup dimanapun. Ekosistem hutan memiliki peran penting untuk menunjang kebutuhan manusia seperti; kebutuhan sandang, pangan, papan, dsb.

Untuk itu pemimpin harus adil, tidak hanya berpikir untuk generasi sekarang tapi juga generasi mendatang. Sumber Daya Alam yang ada tidak boleh dieksploitasi. Menurut Bang Edo, berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan oleh tim Golongan Hutan, sebanyak 82% ternyata anak muda juga memiliki kepedulian mengenai isu ekonomi, lingkungan, dan pendidikan.
Jangan mengabaikan suara anak muda yang ada pada hari ini. Anak muda jangan dianggap apatis, suara anak muda harus diakomodir.

Oleh karena itu, anak muda juga punya peranan penting dalam upaya menjaga Indonesia. Kemudian berdasarkan laporan hasil survei dari change.org dan komunitas Indonesia Cerah sebanyak 89% anak muda juga khawatir akan dampak krisis iklim yang terjadi. Krisis iklim membawa dampak bagi Indonesia, salah satunya adalah musim kemarau dan musim hujan yang tak menentu. Pasti kalian juga merasakannya kan?

Narasumber pertama; Bang Edo Rakhman, Koordinator Koalisi Golongan Hutan

Selain itu, laporan hasil survei dari Walhi tak dapat dipungkuri kejahatan korporasi dan ekosida sudah sampai pada ranah pemanfaatan hutan yang tidak bertanggung jawab. Maraknya pembangunan di kota besar dan kota kecil untuk mendorong pembangunan. Namun yang sering dilupakan adalah kota tersebut juga harus mendukung masyarakat lokal atau masyarakat adat yang ada di sekitarnya. 

Masyarakat adat adalah penjaga hutan di Indonesia, mereka tinggal di kawasan hutan karena hutan adalah sumber penghidupan. Namun persoalannya terkadang keberadaannya tidak dilindung dan terancam. Tiba-tiba ada perusahaan yang ingin menggunakan lahan mereka. Pemuda-pemudi Indonesia, generasi milenial katanya, memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam upaya melestarikan lingkungan dan hutan di Indonesia. 

Wujudkan Eco Tourism Saat Bepergian

Eco Tourism merupakan kegiatan wisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat lokal. Hal tersebut adalah bagaimana kita sebagai pejalan juga menjaga alam, menghormati budaya tempat wisata dan kehidupan masyarakat lokalnya. 

Anindya Kusuma Putri, Puteri Indonesia 2015 menceritakan pengalamannya saat mendaki Gunung Rinjani. Saat itu, wisatawan asing menegur pendaki agar tidak mandi di danau menggunakan sabun, karena akan mencemari lingkungan. Anin belajar banyak belajar dari alam yang memberi kehidupan, misalnya; tanaman yang bisa dimanfaatkan dari hutan dan minum sumber air bersih dari gunung.

Dimulai dari diri sendiri, tindakan sekecil apapun kontribusi yang kita lakukan untuk bumi ini akan berdampak. 
Narasumber kedua; Anindya Putri, Puteri Indonesia 2015

Salah satu hal yang membuat Anin senang traveling adalah ketika dapat menyaksikan sendiri masalah yang terjadi sehingga bisa menyuarakan pendapat. Kita harus menjaga alam yang sudah mencukupkan kehidupan; udara, pemandangan yang indah, sumber air bersih, oksigen yang kita hirup.

Bijak Menggunakan Listrik dan Plastik

Perubahan iklim salah satunya disebabkan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Manusia yang mengeksploitasi alam dan aktivitas yang merusak lingkungan menyebabkan gas rumah kaca dan suhu bumi meningkat

Syaharani, seorang mahasiswi penggiat Aksi Jeda untuk Iklim mengatakan bahwa aktivitas kita sehari-hari dengan menggunakan listrik berpotensi meningkatkan pemanasan global. 90% gas rumah kaca berasa dari aktivitas manusia. Hal tersebut disebabkan oleh kegiatan ekonomi yang belum menerapkan keberlanjutan lingkungan.

90% Gas Rumah Kaca berasal dari manusia

Misalnya penggunaan bahan bakar fosil pada kendaraan, termasuk juga penggunaan listrik berbasis fosil yaitu batu bara. Ketika kita tidak bijak menggunakan listrik, kita juga akan menyumbang banyak gas rumah kaca. Kegiatan Industri dan limbah juga berpengaruh terhadap perubahan iklim. Ternyata sadar atau tidak, hal yang kita lakukan sehari-hari inilah menyumbang banyak gas rumah kaca ke atmosfer. Begitupula semakin banyak menggunakan plastik artinya kita juga kita menyumbang banyak gas rumah kaca.

Kita memang belum bisa terlepas dari plastik. Barang-barang yang kita konsumsi masih mengandung unsur plastik. Namun kita bisa mengurangi penggunaannya atau melakukan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Kampanye di Media Sosial

Kita tidak perlu menjadi artis untuk menyebarkan hal baik. Selama itu narasi positif yang bermanfaat dan memberi inspirasi, kita bisa memulainya dari sosial media. Tak peduli berapapun banyak pengikut, yang terpenting adalah bawel. 

Tahu gak sih ternyata bahaya krisis iklim dan kerusakan hutan sangat berdampak bagi kehidupan kita. Mungkin kita tidak merasakannya langsung, namun apa yang kita lakukan sekarang adalah untuk masa depan. Krisis iklim menyebabkan cuaca yang ekstrim, dapat menyebabkan kekeringan yang membuat pertanian atau perkebunan kekurangan air, sehingga tidak mendapatkan sumber makanan. 

Narasumber ketiga; Syaharani, mahasiswi penggiat Aksi Jeda untuk Iklim

Selain itu, Krisis iklim juga bisa menyebabkan naiknya permukaan laut. Kenaikan air laut tersebut menyebabkan tenggelamnya daerah pesisir. Di Indonesia, salah satu Desa di Demak, Jawa Tengah mengalaminya. Desa Bedono adalah contoh nyata fenomena perubahan iklim. Dulunya desa ini merupakan lumbung padi di wilayah Demak. Namun kini, Desan Bedono sudah terkena abrasi akibat permukaan air laut yang meninggi.

Desa Begono Hampir Tenggelam. Sumber: Kompas.com

Informasi dan edukasi seperti ini harus disebarkan agar masyarakat semakin aware dan peduli. Untuk itu, seperti pesan dari kak Syaharani, yaitu 3B; Belajar, Bergerak, dan Bawel, bahwa kita harus Belajar tentang pengetahuan lingkungan, perubahan iklim. Kemudian Bergerak, melakukan aksi, kampanye di media sosial, dan Bawel untuk menyuarakannya, karena bawel itu gratis!

Sebut salah satu contohnya tentang kampanye sampah plastik. Dulu orang-orang gak peduli tentang kampanye plastik, tapi sekarang sudah ada larangan penggunaan plastik saat berbelanja. Mau tidak mau, membawa tas belanja sendiri menjadi gaya hidup. Sama hal nya dengan menyuarakan informasi pelestarian hutan dan lingkungan ini yang harus digaungkan terus menerus.

Era globalisasi membuat anak muda zaman sekarang lebih melek teknologi dan cepat berbagi informasi. Oleh karena itu kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dengan positif dalam upaya lestarikan hutan. Tak sulit bagi kita yang setiap hari berhadapan dengan perangkat elektronik bukan?

Small act, big impact!

Kita juga bisa menggali banyak informasi melalui kanal website dan sosial media Golongan Hutan. Tidak ada kata terlambat untuk anak muda bergerak untuk menyelamatkan bumi. Mari kita berrsama-sama lindungi hutan dan menjaga lingkingan dengan tindakan nyata. Anak muda berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Salam lestari.

....

Keep in Touch
Thanks for reading!

Hidrasi Kulit dari Luar dan Dalam dengan Aqua Reflections dan Sociolla

Tahukah kamu kalau minum air putih sebanyak 2 liter sehari dapat sangat bermanfaat bagi kulit? Salah satunya adalah menghidrasi kulit. Untuk memiliki kulit yang bercahaya sangat penting untuk menghidrasi kulit dari luar dan dalam. Minum air putih untuk hidrasi kulit dari dalam dan menggunakan skincare yang tepat untuk menghidrasi kulit dari luar. Oleh karena itu, Sociolla berkolaborasi dengan AQUA mengeluarkan edisi spesial AQUA Reflections x Sociolla yang didesain khusus dengan tema Hydrate to Radiate.

Sudah berapa banyak. minum hari ini?

Uniknya, desain botol AQUA Reflections x Sociolla terinspirasi dari Batik Kawung yang memiliki makna sebagai hati yang murni. Nama Kawung berasal dari buah Kawung atau buah kolang-kaling yang memiliki daging buah berwarna putih dan kulit buah yang keras. Pentingnya rutin minum air berkualitas dan menggunakan skincare adalah dua hal yang saling melengkapi untuk memancarkan kecantikan alami. AQUA Reflections berasal dari sumber air yang terlindungi dan dikemas dalam botol spesial.

AQUA Reflections x Sociolla motif Batik Kawung.

Minum 2 liter air sehari dapat membantu mengurangi kulit kering dan kasar. karena dehidrasi tidak hanya terjadi pada metabolisme tubuh secara keseluruhan, tapi juga bisa terjadi pada wajah. Kurang mengonsumsi air putih dapat menyebabkan jerawat dan kulit kering lho! Sedangkan untuk menjaga hidrasi dari luar, Sociolla menyediakan berbagai pilihan skincare untuk melengkapi kebutuhan hydration-mu. 

Sukin Signature Original Hydrating Mist Toner

Aku pengguna toner Sukin karena produk Sukin mengandung bahan naturak yang aman bagi kulit termasuk tanpa alkohol, serta ramah lingkungan. Cara penggunaannya mudah karena berbentuk spray. Hydraying Mist Toner Sukin dapat menyegarkan, melembabkan, dan menenangkan kulit yang lelah. 

Sukin Toner (travel size)

AHC Hyaluronic Cleansing Foam 

Sabun cuci muka berbentuk gel to foam mengandung Hyaluronic Acid yang dapat membersihkan kulit, serta tidak membuat kulit kering dan kesat. Diformulasikan dengan micro Hyaluronic Acid dan Moringa Seed untuk mengangkat sisa kotoran pada wajah dan melembabkan kulit.

AHC Hyaluronic Cleansing Foam.

Ariul Micellar Water 

Ariul Smooth & Putre Micellar Water membersihkan riasan wajah dari kotoran dan debu dengan lembut dan tidak perlu dibilas. Dengan pH5.6, membantu menormalkan kondisi kulit dan Micellar Plus Solution dapat melindungi dan melembabkan wajah.

Ariul Micellar Water.

Mediheal N.M.F AQUAring Ampoule Mask EX

Aku memang selalu stok Sheet mask dari Mediheal. Sheet mask asal korea ini memiliki serum yang berlimpah berfungsi untuk melembabkan, mengontrol sebum, dan merawat pori-pori wajah. Sistem air dari N.M.F (Natural Misture Factor) membantu mengontrol produksi sebum dan menambahkan kelembaban pada kulit.

Sheet mask favoritku.

Fleur de Cupuacu Ultra Nourishing Body Lotion

Body Lotion ini mengandung Cupuacu Butter yang diproduksi secara organik. Teksturnya sangat lembut, mudah menyerap, tidak lengket, dan wangi. Bahan yang terkandung didalamnya juga aman bagi kulit; Paraben-free, MIT-free, phenoxyethanol-free, alcohol-free, BHT-free, EDTA-free. Cocok bagi kulit kering sepertiku. Formulanya dapat melembabkan dan menutrisi kulit hingga 24 jam. 

Klorane Body Lotion.

Botol limited edition AQUA Reflections x Sociolla hanya bisa dibeli secara offline dengan harga Rp25.000. Tersedia di beberapa Sociolla Store pilihan di Indonesia seperti; Lippo Mall Puri, Lippo Mall Kemang, Gandaria City, Bintaro Jaya Xchange, Mall Kelapa Gading, Paskal Hypersquare, Tunjungan Plaza, Pakuwon Surabaya, dan seluruh Sociolla Offline Store yang ada di sekitarmu.

Selain itu, terdapat scan QR Code pada botol limited edition AQUA Reflections x Sociolla. Cukup scan barcode untuk mendapatkan e-voucher senilai Rp25.000 yang berlaku hingga 31 Desember 2021. Stay hydrate inside and outside!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Hutan Perempuan Kampung Enggros Papua

"Kami kalau di kampung, khususnya Kampung Enggros, perempuan itu tidak ada hak. Tidak ada hak berbicara di Para-para."

Kata mama Yos kepada saya saat di Hutan Perempuan. Maksudnya, laki-laki itu lebih memiliki hak untuk berbicara, punya 'suara' begitu. Awalnya sayapun bingung apa itu Para-para. Beberapa kali saya tanya mama Yos untuk memastikan apa itu Para-para. Hutan Perempuan adalah Para-para bagi perempuan Enggros. Jadi apa itu Para-para?

Bersama Mama Yos menyusuri Hutan Perempuan.

Sebuah kehormatan bagi saya sebagai kaum hawa bisa mengunjungi Hutan Perempuan, jelas dari namanya laki-laki tidak boleh masuk, apalagi waria! Tak jauh dari Pantai Hamadi, kami memulai perjalanan dari Dermaga Tanjung Ciberi menggunakan kapal cepat atau kole-kole sekitar 15 menit. Mama Yos menemani kami menuju ke sana. Yostince Hanasbei nama lengkapnya, ternyata beliau adalah seorang guru. 

Kampung Enggros Jaga Hutan Perempuan

Kampung Enggros/Injros terletak di Distrik Abepura. In artinya kedua dan jros artinya kampung. Kampung Enggros berarti kampung kedua. Dulunya hanya satu kampung, kampung pertama bernama Tobati. Kampung Tobati lebih dekat ke wilayah Pantai Hamadi, sedangkan Kampung Enggros  terletak di Teluk Youtefa, yang menjadi pintu masuk ke Hutan Perempuan.

Kampung Enggros

Kami melewati Kampung Enggros dengan banyak bangunan terapungnya. Bangunan apung itu bukan hanya tempat tinggal warga Enggros, tapi juga ada perkantoran, bangunan ibadah, tempat pertemuan, posyandu, termasuk bangunan KPK. 

KPK yang dimaksud adalah Kepala Kampung! Haha. Saya pikir ada gedung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) seperti di Jakarta. Padahal polisi saja gak ada karena warga Enggros cinta damai dan berjiwa toleransi tinggi. Di tengah perjalanan kami bertemu dengan Mama Linda. Beliau bersama dengan Mama Yos akan mengantar kami masuk ke Hutan Perempuan. 

Baca Juga : Lestarikan Hutan Mangrove Papua Bersama EcoNusa

Menjaga Hutan Perempuan sudah menjadi tradisi bagi warga Enggros. Hutan mangrove ini bukan hanya bermanfaat untuk mencari bahan pangan, tapi juga menyeimbangkan ekosistem wilayah pesisir. Mereka hidup berdampingan dengan Hutan Perempuan mengambil secukupnya untuk dikonsumsi dan dijual. 

Hutan Perempuan, Para-para Bagi Perempuan Enggros

Hutan Perempuan bukan hutan mangrove biasa. Hutan ini sudah ada sebelum injil masuk, diperkirakan tahun 1808. Lokasinya terletak di teluk dalam Teluk Youtefa di Kampung Enggros. Hutan ini dirawat oleh kaum hawa dengan kearifan lokalnya. Dalam bahasa lokal, Hutan Perempuan disebut TonotwiyatTonot artinya hutan bakau, sedangkan wiyat artinya ajakan untuk datang. Jadi Tonotwiyat berarti ajakan untuk datang ke hutan bakau. Yuk ke sini!

Jelajah Papua bersama EcoNusa.

Kalau para pria punya Para-para (sebutan bale-bale tanpa atap) untuk berkumpul dan membicarakan soal adat di kampung, perempuan punya tradisi ke Hutan Perempuan untuk saling bercerita sambil mencari bahan makanan, tanpa busana.  Oleh karena itu, laki-laki dilarang masuk ke Hutan Perempuan. Hutan Perempuan adalah Para-para (tempat berkumpul) bagi perempuan Enggros, untuk curhat tentang apapun; cerita tentang masa lalu, mantan pacar, masalah rumah tangga, dan lain-lain.

Orang tua dulu bilang katanya dinding rumah punya telinga, lantai juga punya telinga. Dalam arti, tetangga bisa dengar dan ngerumpi lagi. Tapi saat ke Hutan Perempuan, tidak ada yang dengar, hanya alam saja. Oleh karena itu, Hutan Perempuan sangat berarti bagi perempuan Enggros. Tradisi tersebut juga salah satu cara menjaga kelestarian hutan mangrove di sana. Air payau di hutan mangrove ini tak begitu dalam. Jika air sedang surut, kami bisa melihat hingga ke dasar. 

Hasil tangkapan kerang Bia Nor oleh Mama Linda.

Perempuan-perempuan Enggros mencari bahan pangan dari hutan seperti; kerang, udang, kepiting bakau, dan ikan Goropa. Hasil tangkapan kerang di Hutan Perempuan, bisa langsung direbus, dimasak kuah kuning, atau jika direbus, air rebusannya bisa dijadikan obat. Mereka juga bisa menjualnya di pasar. Kira-kira harganya Rp500.000/ember.

Kata Mama Yos, ada sekitar 114 jenis kerang di wilayah ini dan yang paling banyak adalah kerang Bia Nor. Ukuran kerang yang besar-besar daripada kerang-kerang yang pernah saya lihat atau saya makan di restoran seafood. Mereka biasanya pergi ke Hutan Perempuan pada pagi hari kira-kira pukul 06.00-08.00, karena peraturannya mereka tidak boleh masuk pada malam hari.

Hutan Perempuan Kampung Enggros

Laki-laki Dilarang Masuk Hutan Perempuan

Setelah melewati Kampung Enggros, saya melihat hutan mangrove yang rimbun. Sesaat mendekati samping hutan mangrove, kami berganti kapal. Para perempuan pindah ke kapal sampan kayu yang lebih kecil, mungin lebarnya hanya 60 cm, muat untuk 2-4 orang. Sementara para lelaki tetap menunggu di kapal kole-kole saat kami masuk ke Hutan Perempuan. 

Laki-laki dan waria dilarang masuk ke Hutan Perempuan. Jika melanggar, akan ada sanksi adat namanya Manik-manik, atau dikenakan denda. Katanya manik-manik itu semacam sebutan untuk batu manik-manik yang harganya cukup mahal dan salah satu harta berharga bagi suku Enggros, 1 tali isi 24 biji, kira-kira nominalnya Rp1 juta-Rp5 juta. 

Laki-laki dilarang masuk Hutan Perempuan!

Masyarakat Enggros sangat bergantung pada laut dan hutan bakau. Kalau kata mama Yos, yang mencari kerang itu hanya perempuan, laki-laki mencari ikan di laut. Selain mencari makan, di hutan mangrove para perempuan juga mencari kayu bakar. 

Baca Juga : Eco Friendly Wedding

Perempuan yang sudah menikah atau belum menikah bisa masuk ke hutan ini. Katanya perempuan yang belum menikah akan diberi wejangan saat masuk ke sini, biar kehidupan rumah tangganya baik. Namun Hutan Perempuan khusus bagi perempuan warga Enggros, kecuali jika ada perempuan luar yang menikah dengan masyarakat Enggros. 

Lalu ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum masuk ke Hutan Perempuan;

  1. Saat masuk tidak boleh bertengkar (dengan suami/keluarga).
  2. Tidak turun ke air saat haid.
  3. Tidak boleh bicara jorok.
Menunggu senja di Teluk Youtefa.

Hutan Perempuan harus dilestarikan. Walaupun adanya ancaman adanya proyek pembangunan venue dayung PON 2021. Saya berharap, Hutan Perempuan tetap terjaga dan tidak merombak area hutan mangrove. Selain itu, sampah juga menjadi masalah bagi Hutan Perempuan. Sampah-sampah tersebut biasanya berasal dari kota dan pantai .

Sebelum senja, kami keluar dari Hutan Perempuan dan menikmati senja dari Teluk Youtefa. Bagi perempuan di Kampung Enggros, Hutan Perempuan bukan hanya tempat untuk mencari pangan, tapi juga tempat melepas penat, berbagi curahan hati, karena tak ada yang mendengar selain alam semesta.  
...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Beach Clean Up di Jayapura Bersama EcoNusa, Botol Plastik Sampah Terbanyak!

Keindahan pantai-pantai di Indonesia tak perlu diragukan lagi. Apalagi Indonesia memiliki predikat Negara Maritim. Laut Indonesia juga dikenal sebagai Wilayah Marine Mega Biodiversity terbesar di dunia! Namun dibalik keindahannya, masih tersimpan banyak sampah yang dapat merusak ekosistem laut dan pantai itu sendiri, terutama sampah botol plastik. Oleh karena itu, Yayasan EcoNusa menggagas gerakan aksi bersih pantai/beach clean up dalam upaya menjaga laut dan pantai Indonesia.

Beach Clean Up di Pantai Hamadi.

Beach Clean Up Jayapura

Pada 4 Desember 2020, kegiatan beach clean up di Jayapura dilakukan di sepanjang Pantai Hamadi, Pantai Holtekamp, dan Hutan Mangrove Teluk Youtefa. Kegiatan beach clean up dihadiri oleh Rustan Saru selaku Wakil Walikota Jayapura, dan Bustar Maitar selaku CEO EcoNusa serta  didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata Kota Jayapura.

Peserta Beach Clean Up Jayapura
Saya bersama Kang Aip (ariefpokto.com) mengumpulkan botol plastik.
Kegiatan diikuti oleh TNI Angkatan Laut, berbagai komunitas, diantara lain Komunitas Rumah Bakau, Komunitas Earth Hour Jayapura, Komunitas Selam, dan para mahasiswa Jayapura dari Universitas Cenderawasih, Universitas Yapen, Universitas Sains & Teknologi Jayapura, dan Universitas Ottow Geissler.

Sampah di sepanjang Pantai Hamadi-Holtekamp.
Peserta dibagi dalam kelompok dan satu kelompok terdiri dari 3 orang. Setiap kelompok diberi sarung tangan dan karung untuk mengumpulkan sampah sesuai kategori, serta lembar catatan untuk pendataan. Panas terik kala itu, tapi saya melihat semangat dan antusiasme teman-teman mengumpulkan sampah. 


Banyak jenis sampah yang saya temukan saat beach clean up, seperti; botol kemasan minuman, sedotan, kemasan rokok, plastik makanan, tisu basah, pembalut. Setelah mengumpulkan sampah dari pesisir Pantai Hamadi-Holtekamp, dan di kawasan Hutan Mangrove Teluk Youtefa, sampah-sampah yang terkumpul akan dibawa menggunakan truk untuk kemudian dikumpulkan ke TPA dan diproses.

Sampah Terbanyak Botol Plastik Sampah Terbanyak

Saat saya tiba pagi hari di Pantai Hamadi, saya menyaksikan indahnya matahari terbit dan pelangi. Namun saya melihat berbagai macam sampah terdampar di pinggir pantai, terutama sampah botol plastik. Sampah-sampah tersebut berasal dari pengunjung atau dari mana saja yang terdampar di tepi pantai ini. Miris rasanya melihat pantai cantik dengan banyak sampah. 

Sunrise di Pantai Hamadi.
Tak hanya itu, di kawasan hutan mangrove juga banyak sekali sampah. Katanya, sampah-sampah itu juga berasal dari pengguna jalan, penumpang, dan pengemudi mobil yang suka langsung melempar sampah ke pinggir hutan mangrove. 

Daftar jenis sampah dan waktu terurainya.
Di akhir acara, pengumuman pengumpulan sampah terbanyak adalah botol plastik 269 kg, sampah botol miras (kaca) sebanyak 72 kg, dan sampah lain-lain (seperti bungkus permen, makanan, rokok, dll) sebanyak 174 kg. Totalnya kira-kira 515 kg, alias setengah ton! Tahukah kamu butuh waktu. berapa lama agar sampah plastik bisa terurai?

 Botol Plastik Sampah Terbanyak!
Limbah plastik membawa dampak buruk bagi lingkungan. Sudah menjadi tugas kita bersama untuk mengurangi penggunaan botol plastik. Dalam acara ini, para pesertapun wajib membawa tumbler atau botol minum sendiri, sehingga dapat diisi ulang. 

Dampak Sampah Plastik di Laut dan Pantai

Polusi tidak hanya terjadi di udara tapi juga di laut. Sampah plastik mencemari laut dan pantai kita yang indah. Masalah sampah plastik di laut harus ditanggulangi agar tidak merusak ekosistem pantai dan laut. Laut bukan tempat sampah, laut adalah sumber kehidupan.

Hewan laut tidak dapat membedakan mana plastik atau bukan, mereka bisa memakan atau terjerat pada plastik. Salah satunya contohnya adalah penyu. Penyu memakan ubur-ubur bisa saja memakan plastik yang ada di laut. Plastik di laut juga dapat merusak terumbu karang. Padahal pertumbuhan terumbu karang  membutuhkan waktu yang sangat lama. Bahkanhanya 1-2 cm per tahunnya. 

Kurangi sampah plastik yuk!

Terlebih lagi dampaknya bagi manusia yang mengonsumsi ikan sebagai sumber protein. Dalam pembukaan acara, Bustar Maitar, selaku CEO EcoNusa mengatakan bahwa mikroplastik yang dimakan ikan berarti kita makan ikan plastik. Membersihkan pantai juga bagian menjaga kesehatan jangka panjang.

Oleh karena itu, mari kita mulai dari diri sendiri dengan hal kecil seperti membawa kantong belanja sendiri dan membawa tumbler atau botol minum, Semoga acara beach clean up dapat menginspirasi kita semua untuk mengurangi penggunaan plastik dan mengelola sampah dengan bijak. 

...

Keep in Touch
Thanks for reading!