featured Slider

Featured Post

Mempersiapkan PRUWarisan Bersama Prudential Indonesia


Mengatur dan merencanakan keuangan memang bukan perkara mudah, apalagi dalam kondisi tak menentu seperti saat ini. Bencana dan musibah bisa datang kapan saja. Siap gak siap, kita harus menghadapinya. Pandemi yang tak kunjung henti dan kita dituntut untuk beradaptasi secepatnya.

Kesehatan dan kesejahteraan adalah hal yang sangat berharga. Pada 20 Januari 2021, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) baru saja meluncurkan solusi perlindungan baru yaitu  PRUWarisan untuk mempersiapkan masa depan demi orang-orang tersayang. Sudahkah kamu mempersiapkannya?



Acara diselenggarakan secara virtual bersama Jens Reisch selaku President Director Prudential Indonesia, Himawan Purnama selaku Managing Director for Customer Solution  & Delight Prudential Indonesia, Dani Rachmat selaku Penggiat Perencana Keuangan, dan dr. Mesty Ariotedjo, beserta jajaran Prudential Indonesia.

Pandemi mengajarkan kita untuk memiliki persiapan terbaik demi masa depan. -Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia

Berdasarkan riset GoBear Financial Health Index menunjukkan bahwa perencanaan keuangan baru dimulai saat usia 35 tahun dan mulai menyiapkan pensiun usia 41 tahun. Sebaiknya perencanaan keuangan dimulai sejak dini dengan membuat cash flow positif mencakup mempersiapkan dana darurat, asuransi, dan investasi. Lantas apakah warisan termasuk didalamnya?

Baca Juga: Hampir Batal Nikah

Walaupun pengelolaan warisan merupakan salah satu tujuan keuangan jangka panjang yang penting, belum banyak dari kita yang memahami bagaimana mempersiapkannya dengan optimal. Banyak orang tak mau memikirkannya karena berbagai alasan. 


Alternatif Pilihan Warisan

Kalau ditanya, apakah harapanmu untuk orang-orang tersayang? Buatku, harapannya adalah agar mereka selalu sehat, sejahtera, dan bahagia. Lalu, apa yang kamu bayangkan tentang warisan? Sejumlah orang mungkin akan menjawab properti atau emas. Namun ternyata ada beberapa alternatif pilihan warisan, antara lain;  properti, emas, deposito, saham, benda seni, koleksi otomotif, usaha, dan asuransi jiwa.

Berdasarkan survey instagram yang dilakukan Dani Rachmat dalam laman instagramnya dari 1870 responden, 437 responden memilih saham, 332 reponden memilih properti, dan 292 responden memilih asuransi jiwa. 


Grafik diatas menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran bahwa opsi asuransi jiwa masuk dalam Top 3 warisan. Dalam merencanakan warisan, paling tidak bisa menyisihkan minimal 10% untuk proteksi asuransi jiwa. Dani Rachmat, mengatakan bahwa asuransi jiwa merupakan salah satu instrumen keuangan yang dapat dimiliki dari sekarang untuk dijadikan warisan selain aset tanah, bangunan, dan lainnya. 

Pentingnya menyiapkan warisan guna memastikan keberlangsungan ekonomi untuk keluarga tercinta, dan memastikan peninggalan yang diberikan dapat langsung digunakan dengan prosedur yang mudah dan jelas.

Asuransi untuk Warisan

Dalam merencanakan warisan, bisa disiapkan sedini mungkin bahkan untuk teman-teman yang belum menikah. Mempersiapkan warisan dapat dilakukan melalui asuransi, salah satunya adalah dengan PRUWarisan. Semakin cepat membeli, maka preminya akan lebih murah.

Himawan Purnama mengatakan bahwa PRUWarisan dapat menjadi peninggalan berharga yang efektf dengan sejumlah manfaat seperti fleksibilitas masa pembayaran premi dan uang pertanggungan yang optimal. Terlebih lagi, asuransi jiwa dapat diandalkan sebagai instrumen warisan karena prosedur, syarat ketentuan dan pembagian manfaat yang jelas. 

Dengan nilai Uang Pertanggungan yang pasti membuat perencanaan keuangan ahli waris lenih mudah dan dengan proses klaim yang jelas, pencairan akan langsung diserahkan kepada ahli waris ketika semua syarat telah terpenuhi.

PRUWarisan memberikan perlindungan jaminan polis hingga usia 99 tahun, dengan usia masuk setahun hingga 70 tahun. Selain itu, periode pembayaran premi yang fleksibel yaitu 5, 10, atau 15 tahun dan berpotensi mendapatkan PRUWarisan Booster yang merupakan tambahan manfaat yang akan nilai warisan dengan optimal yang akan diterima oleh penerima manfaat.


Keluarga yang bertumbuh membutuhkan  kestabilan dan kepastian untuk pemenuhan kebutuhan. dr. Mesty Ariotedjo, Sp. A mengajak kita semua untuk menyusun prioritas dan memiliki harta waris sebagai salah satu resolusi 2021, agar kita dapat memastikan kesejahteraan orang-orang yang kita sayangi selalu terlindungi. 

Jadi, apa harapanmu untuk orang-orang tersayang? Yuk, miliki PRUWarisan melalui tenaga pemasar Prudential Indonesia. Semoga kita semua selalu sehat dan sejahtera ya!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Peran Pemuda Lestarikan Hutan Indonesia

Saat kita mencintai seseorang, hal itu harus dibuktikan bukan hanya dengan kata-kata tapi juga perbuatan nyata. 
Maka dari itu sama hal nya dengan tema webinar yang diadakan oleh Blogger Perempuan dan Golongan Hutan bertajuk, "I Love Indonesia" dalam upaya peran pemuda lestarikan hutan. Tiga narasumber berkompeten; Bang Edo Rakhman, Anindya Putri, dan Syaharani membuka wawasan saya dan memberi pengetahuan, serta mengajak kami untuk melakukan tindakan nyata sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air. Bukan hanya dengan kalimat manis yang kita ucap atau tulis, namun hal apa saja yang sudah kita lakukan untuk menjaga Indonesia? 

Webinar 'I Love Indonesia' bersama Blogger Perempuan dan Golongan Hutan.

Bang Edo Rakhman selaku Koordinator Koalisi Golongan Hutan, mengatakan bahwa lingkungan memberikan daya dukung untuk kehidupan kita. Walaupun kita tidak berhadapan langsung dengan hutan, tapi manfaatnya memang besar bagi makhluk hidup dimanapun. Ekosistem hutan memiliki peran penting untuk menunjang kebutuhan manusia seperti; kebutuhan sandang, pangan, papan, dsb.

Untuk itu pemimpin harus adil, tidak hanya berpikir untuk generasi sekarang tapi juga generasi mendatang. Sumber Daya Alam yang ada tidak boleh dieksploitasi. Menurut Bang Edo, berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan oleh tim Golongan Hutan, sebanyak 82% ternyata anak muda juga memiliki kepedulian mengenai isu ekonomi, lingkungan, dan pendidikan.
Jangan mengabaikan suara anak muda yang ada pada hari ini. Anak muda jangan dianggap apatis, suara anak muda harus diakomodir.

Oleh karena itu, anak muda juga punya peranan penting dalam upaya menjaga Indonesia. Kemudian berdasarkan laporan hasil survei dari change.org dan komunitas Indonesia Cerah sebanyak 89% anak muda juga khawatir akan dampak krisis iklim yang terjadi. Krisis iklim membawa dampak bagi Indonesia, salah satunya adalah musim kemarau dan musim hujan yang tak menentu. Pasti kalian juga merasakannya kan?

Narasumber pertama; Bang Edo Rakhman, Koordinator Koalisi Golongan Hutan

Selain itu, laporan hasil survei dari Walhi tak dapat dipungkuri kejahatan korporasi dan ekosida sudah sampai pada ranah pemanfaatan hutan yang tidak bertanggung jawab. Maraknya pembangunan di kota besar dan kota kecil untuk mendorong pembangunan. Namun yang sering dilupakan adalah kota tersebut juga harus mendukung masyarakat lokal atau masyarakat adat yang ada di sekitarnya. 

Masyarakat adat adalah penjaga hutan di Indonesia, mereka tinggal di kawasan hutan karena hutan adalah sumber penghidupan. Namun persoalannya terkadang keberadaannya tidak dilindung dan terancam. Tiba-tiba ada perusahaan yang ingin menggunakan lahan mereka. Pemuda-pemudi Indonesia, generasi milenial katanya, memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam upaya melestarikan lingkungan dan hutan di Indonesia. 

Wujudkan Eco Tourism Saat Bepergian

Eco Tourism merupakan kegiatan wisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat lokal. Hal tersebut adalah bagaimana kita sebagai pejalan juga menjaga alam, menghormati budaya tempat wisata dan kehidupan masyarakat lokalnya. 

Anindya Kusuma Putri, Puteri Indonesia 2015 menceritakan pengalamannya saat mendaki Gunung Rinjani. Saat itu, wisatawan asing menegur pendaki agar tidak mandi di danau menggunakan sabun, karena akan mencemari lingkungan. Anin belajar banyak belajar dari alam yang memberi kehidupan, misalnya; tanaman yang bisa dimanfaatkan dari hutan dan minum sumber air bersih dari gunung.

Dimulai dari diri sendiri, tindakan sekecil apapun kontribusi yang kita lakukan untuk bumi ini akan berdampak. 
Narasumber kedua; Anindya Putri, Puteri Indonesia 2015

Salah satu hal yang membuat Anin senang traveling adalah ketika dapat menyaksikan sendiri masalah yang terjadi sehingga bisa menyuarakan pendapat. Kita harus menjaga alam yang sudah mencukupkan kehidupan; udara, pemandangan yang indah, sumber air bersih, oksigen yang kita hirup.

Bijak Menggunakan Listrik dan Plastik

Perubahan iklim salah satunya disebabkan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Manusia yang mengeksploitasi alam dan aktivitas yang merusak lingkungan menyebabkan gas rumah kaca dan suhu bumi meningkat

Syaharani, seorang mahasiswi penggiat Aksi Jeda untuk Iklim mengatakan bahwa aktivitas kita sehari-hari dengan menggunakan listrik berpotensi meningkatkan pemanasan global. 90% gas rumah kaca berasa dari aktivitas manusia. Hal tersebut disebabkan oleh kegiatan ekonomi yang belum menerapkan keberlanjutan lingkungan.

90% Gas Rumah Kaca berasal dari manusia

Misalnya penggunaan bahan bakar fosil pada kendaraan, termasuk juga penggunaan listrik berbasis fosil yaitu batu bara. Ketika kita tidak bijak menggunakan listrik, kita juga akan menyumbang banyak gas rumah kaca. Kegiatan Industri dan limbah juga berpengaruh terhadap perubahan iklim. Ternyata sadar atau tidak, hal yang kita lakukan sehari-hari inilah menyumbang banyak gas rumah kaca ke atmosfer. Begitupula semakin banyak menggunakan plastik artinya kita juga kita menyumbang banyak gas rumah kaca.

Kita memang belum bisa terlepas dari plastik. Barang-barang yang kita konsumsi masih mengandung unsur plastik. Namun kita bisa mengurangi penggunaannya atau melakukan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Kampanye di Media Sosial

Kita tidak perlu menjadi artis untuk menyebarkan hal baik. Selama itu narasi positif yang bermanfaat dan memberi inspirasi, kita bisa memulainya dari sosial media. Tak peduli berapapun banyak pengikut, yang terpenting adalah bawel. 

Tahu gak sih ternyata bahaya krisis iklim dan kerusakan hutan sangat berdampak bagi kehidupan kita. Mungkin kita tidak merasakannya langsung, namun apa yang kita lakukan sekarang adalah untuk masa depan. Krisis iklim menyebabkan cuaca yang ekstrim, dapat menyebabkan kekeringan yang membuat pertanian atau perkebunan kekurangan air, sehingga tidak mendapatkan sumber makanan. 

Narasumber ketiga; Syaharani, mahasiswi penggiat Aksi Jeda untuk Iklim

Selain itu, Krisis iklim juga bisa menyebabkan naiknya permukaan laut. Kenaikan air laut tersebut menyebabkan tenggelamnya daerah pesisir. Di Indonesia, salah satu Desa di Demak, Jawa Tengah mengalaminya. Desa Bedono adalah contoh nyata fenomena perubahan iklim. Dulunya desa ini merupakan lumbung padi di wilayah Demak. Namun kini, Desan Bedono sudah terkena abrasi akibat permukaan air laut yang meninggi.

Desa Begono Hampir Tenggelam. Sumber: Kompas.com

Informasi dan edukasi seperti ini harus disebarkan agar masyarakat semakin aware dan peduli. Untuk itu, seperti pesan dari kak Syaharani, yaitu 3B; Belajar, Bergerak, dan Bawel, bahwa kita harus Belajar tentang pengetahuan lingkungan, perubahan iklim. Kemudian Bergerak, melakukan aksi, kampanye di media sosial, dan Bawel untuk menyuarakannya, karena bawel itu gratis!

Sebut salah satu contohnya tentang kampanye sampah plastik. Dulu orang-orang gak peduli tentang kampanye plastik, tapi sekarang sudah ada larangan penggunaan plastik saat berbelanja. Mau tidak mau, membawa tas belanja sendiri menjadi gaya hidup. Sama hal nya dengan menyuarakan informasi pelestarian hutan dan lingkungan ini yang harus digaungkan terus menerus.

Era globalisasi membuat anak muda zaman sekarang lebih melek teknologi dan cepat berbagi informasi. Oleh karena itu kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dengan positif dalam upaya lestarikan hutan. Tak sulit bagi kita yang setiap hari berhadapan dengan perangkat elektronik bukan?

Small act, big impact!

Kita juga bisa menggali banyak informasi melalui kanal website dan sosial media Golongan Hutan. Tidak ada kata terlambat untuk anak muda bergerak untuk menyelamatkan bumi. Mari kita berrsama-sama lindungi hutan dan menjaga lingkingan dengan tindakan nyata. Anak muda berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Salam lestari.

....

Keep in Touch
Thanks for reading!

Hidrasi Kulit dari Luar dan Dalam dengan Aqua Reflections dan Sociolla

Tahukah kamu kalau minum air putih sebanyak 2 liter sehari dapat sangat bermanfaat bagi kulit? Salah satunya adalah menghidrasi kulit. Untuk memiliki kulit yang bercahaya sangat penting untuk menghidrasi kulit dari luar dan dalam. Minum air putih untuk hidrasi kulit dari dalam dan menggunakan skincare yang tepat untuk menghidrasi kulit dari luar. Oleh karena itu, Sociolla berkolaborasi dengan AQUA mengeluarkan edisi spesial AQUA Reflections x Sociolla yang didesain khusus dengan tema Hydrate to Radiate.

Sudah berapa banyak. minum hari ini?

Uniknya, desain botol AQUA Reflections x Sociolla terinspirasi dari Batik Kawung yang memiliki makna sebagai hati yang murni. Nama Kawung berasal dari buah Kawung atau buah kolang-kaling yang memiliki daging buah berwarna putih dan kulit buah yang keras. Pentingnya rutin minum air berkualitas dan menggunakan skincare adalah dua hal yang saling melengkapi untuk memancarkan kecantikan alami. AQUA Reflections berasal dari sumber air yang terlindungi dan dikemas dalam botol spesial.

AQUA Reflections x Sociolla motif Batik Kawung.

Minum 2 liter air sehari dapat membantu mengurangi kulit kering dan kasar. karena dehidrasi tidak hanya terjadi pada metabolisme tubuh secara keseluruhan, tapi juga bisa terjadi pada wajah. Kurang mengonsumsi air putih dapat menyebabkan jerawat dan kulit kering lho! Sedangkan untuk menjaga hidrasi dari luar, Sociolla menyediakan berbagai pilihan skincare untuk melengkapi kebutuhan hydration-mu. 

Sukin Signature Original Hydrating Mist Toner

Aku pengguna toner Sukin karena produk Sukin mengandung bahan naturak yang aman bagi kulit termasuk tanpa alkohol, serta ramah lingkungan. Cara penggunaannya mudah karena berbentuk spray. Hydraying Mist Toner Sukin dapat menyegarkan, melembabkan, dan menenangkan kulit yang lelah. 

Sukin Toner (travel size)

AHC Hyaluronic Cleansing Foam 

Sabun cuci muka berbentuk gel to foam mengandung Hyaluronic Acid yang dapat membersihkan kulit, serta tidak membuat kulit kering dan kesat. Diformulasikan dengan micro Hyaluronic Acid dan Moringa Seed untuk mengangkat sisa kotoran pada wajah dan melembabkan kulit.

AHC Hyaluronic Cleansing Foam.

Ariul Micellar Water 

Ariul Smooth & Putre Micellar Water membersihkan riasan wajah dari kotoran dan debu dengan lembut dan tidak perlu dibilas. Dengan pH5.6, membantu menormalkan kondisi kulit dan Micellar Plus Solution dapat melindungi dan melembabkan wajah.

Ariul Micellar Water.

Mediheal N.M.F AQUAring Ampoule Mask EX

Aku memang selalu stok Sheet mask dari Mediheal. Sheet mask asal korea ini memiliki serum yang berlimpah berfungsi untuk melembabkan, mengontrol sebum, dan merawat pori-pori wajah. Sistem air dari N.M.F (Natural Misture Factor) membantu mengontrol produksi sebum dan menambahkan kelembaban pada kulit.

Sheet mask favoritku.

Fleur de Cupuacu Ultra Nourishing Body Lotion

Body Lotion ini mengandung Cupuacu Butter yang diproduksi secara organik. Teksturnya sangat lembut, mudah menyerap, tidak lengket, dan wangi. Bahan yang terkandung didalamnya juga aman bagi kulit; Paraben-free, MIT-free, phenoxyethanol-free, alcohol-free, BHT-free, EDTA-free. Cocok bagi kulit kering sepertiku. Formulanya dapat melembabkan dan menutrisi kulit hingga 24 jam. 

Klorane Body Lotion.

Botol limited edition AQUA Reflections x Sociolla hanya bisa dibeli secara offline dengan harga Rp25.000. Tersedia di beberapa Sociolla Store pilihan di Indonesia seperti; Lippo Mall Puri, Lippo Mall Kemang, Gandaria City, Bintaro Jaya Xchange, Mall Kelapa Gading, Paskal Hypersquare, Tunjungan Plaza, Pakuwon Surabaya, dan seluruh Sociolla Offline Store yang ada di sekitarmu.

Selain itu, terdapat scan QR Code pada botol limited edition AQUA Reflections x Sociolla. Cukup scan barcode untuk mendapatkan e-voucher senilai Rp25.000 yang berlaku hingga 31 Desember 2021. Stay hydrate inside and outside!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Hutan Perempuan Kampung Enggros Papua

"Kami kalau di kampung, khususnya Kampung Enggros, perempuan itu tidak ada hak. Tidak ada hak berbicara di Para-para."

Kata mama Yos kepada saya saat di Hutan Perempuan. Maksudnya, laki-laki itu lebih memiliki hak untuk berbicara, punya 'suara' begitu. Awalnya sayapun bingung apa itu Para-para. Beberapa kali saya tanya mama Yos untuk memastikan apa itu Para-para. Hutan Perempuan adalah Para-para bagi perempuan Enggros. Jadi apa itu Para-para?

Bersama Mama Yos menyusuri Hutan Perempuan.

Sebuah kehormatan bagi saya sebagai kaum hawa bisa mengunjungi Hutan Perempuan, jelas dari namanya laki-laki tidak boleh masuk, apalagi waria! Tak jauh dari Pantai Hamadi, kami memulai perjalanan dari Dermaga Tanjung Ciberi menggunakan kapal cepat atau kole-kole sekitar 15 menit. Mama Yos menemani kami menuju ke sana. Yostince Hanasbei nama lengkapnya, ternyata beliau adalah seorang guru. 

Kampung Enggros Jaga Hutan Perempuan

Kampung Enggros/Injros terletak di Distrik Abepura. In artinya kedua dan jros artinya kampung. Kampung Enggros berarti kampung kedua. Dulunya hanya satu kampung, kampung pertama bernama Tobati. Kampung Tobati lebih dekat ke wilayah Pantai Hamadi, sedangkan Kampung Enggros  terletak di Teluk Youtefa, yang menjadi pintu masuk ke Hutan Perempuan.

Kampung Enggros

Kami melewati Kampung Enggros dengan banyak bangunan terapungnya. Bangunan apung itu bukan hanya tempat tinggal warga Enggros, tapi juga ada perkantoran, bangunan ibadah, tempat pertemuan, posyandu, termasuk bangunan KPK. 

KPK yang dimaksud adalah Kepala Kampung! Haha. Saya pikir ada gedung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) seperti di Jakarta. Padahal polisi saja gak ada karena warga Enggros cinta damai dan berjiwa toleransi tinggi. Di tengah perjalanan kami bertemu dengan Mama Linda. Beliau bersama dengan Mama Yos akan mengantar kami masuk ke Hutan Perempuan. 

Baca Juga : Lestarikan Hutan Mangrove Papua Bersama EcoNusa

Menjaga Hutan Perempuan sudah menjadi tradisi bagi warga Enggros. Hutan mangrove ini bukan hanya bermanfaat untuk mencari bahan pangan, tapi juga menyeimbangkan ekosistem wilayah pesisir. Mereka hidup berdampingan dengan Hutan Perempuan mengambil secukupnya untuk dikonsumsi dan dijual. 

Hutan Perempuan, Para-para Bagi Perempuan Enggros

Hutan Perempuan bukan hutan mangrove biasa. Hutan ini sudah ada sebelum injil masuk, diperkirakan tahun 1808. Lokasinya terletak di teluk dalam Teluk Youtefa di Kampung Enggros. Hutan ini dirawat oleh kaum hawa dengan kearifan lokalnya. Dalam bahasa lokal, Hutan Perempuan disebut TonotwiyatTonot artinya hutan bakau, sedangkan wiyat artinya ajakan untuk datang. Jadi Tonotwiyat berarti ajakan untuk datang ke hutan bakau. Yuk ke sini!

Jelajah Papua bersama EcoNusa.

Kalau para pria punya Para-para (sebutan bale-bale tanpa atap) untuk berkumpul dan membicarakan soal adat di kampung, perempuan punya tradisi ke Hutan Perempuan untuk saling bercerita sambil mencari bahan makanan, tanpa busana.  Oleh karena itu, laki-laki dilarang masuk ke Hutan Perempuan. Hutan Perempuan adalah Para-para (tempat berkumpul) bagi perempuan Enggros, untuk curhat tentang apapun; cerita tentang masa lalu, mantan pacar, masalah rumah tangga, dan lain-lain.

Orang tua dulu bilang katanya dinding rumah punya telinga, lantai juga punya telinga. Dalam arti, tetangga bisa dengar dan ngerumpi lagi. Tapi saat ke Hutan Perempuan, tidak ada yang dengar, hanya alam saja. Oleh karena itu, Hutan Perempuan sangat berarti bagi perempuan Enggros. Tradisi tersebut juga salah satu cara menjaga kelestarian hutan mangrove di sana. Air payau di hutan mangrove ini tak begitu dalam. Jika air sedang surut, kami bisa melihat hingga ke dasar. 

Hasil tangkapan kerang Bia Nor oleh Mama Linda.

Perempuan-perempuan Enggros mencari bahan pangan dari hutan seperti; kerang, udang, kepiting bakau, dan ikan Goropa. Hasil tangkapan kerang di Hutan Perempuan, bisa langsung direbus, dimasak kuah kuning, atau jika direbus, air rebusannya bisa dijadikan obat. Mereka juga bisa menjualnya di pasar. Kira-kira harganya Rp500.000/ember.

Kata Mama Yos, ada sekitar 114 jenis kerang di wilayah ini dan yang paling banyak adalah kerang Bia Nor. Ukuran kerang yang besar-besar daripada kerang-kerang yang pernah saya lihat atau saya makan di restoran seafood. Mereka biasanya pergi ke Hutan Perempuan pada pagi hari kira-kira pukul 06.00-08.00, karena peraturannya mereka tidak boleh masuk pada malam hari.

Hutan Perempuan Kampung Enggros

Laki-laki Dilarang Masuk Hutan Perempuan

Setelah melewati Kampung Enggros, saya melihat hutan mangrove yang rimbun. Sesaat mendekati samping hutan mangrove, kami berganti kapal. Para perempuan pindah ke kapal sampan kayu yang lebih kecil, mungin lebarnya hanya 60 cm, muat untuk 2-4 orang. Sementara para lelaki tetap menunggu di kapal kole-kole saat kami masuk ke Hutan Perempuan. 

Laki-laki dan waria dilarang masuk ke Hutan Perempuan. Jika melanggar, akan ada sanksi adat namanya Manik-manik, atau dikenakan denda. Katanya manik-manik itu semacam sebutan untuk batu manik-manik yang harganya cukup mahal dan salah satu harta berharga bagi suku Enggros, 1 tali isi 24 biji, kira-kira nominalnya Rp1 juta-Rp5 juta. 

Laki-laki dilarang masuk Hutan Perempuan!

Masyarakat Enggros sangat bergantung pada laut dan hutan bakau. Kalau kata mama Yos, yang mencari kerang itu hanya perempuan, laki-laki mencari ikan di laut. Selain mencari makan, di hutan mangrove para perempuan juga mencari kayu bakar. 

Baca Juga : Eco Friendly Wedding

Perempuan yang sudah menikah atau belum menikah bisa masuk ke hutan ini. Katanya perempuan yang belum menikah akan diberi wejangan saat masuk ke sini, biar kehidupan rumah tangganya baik. Namun Hutan Perempuan khusus bagi perempuan warga Enggros, kecuali jika ada perempuan luar yang menikah dengan masyarakat Enggros. 

Lalu ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum masuk ke Hutan Perempuan;

  1. Saat masuk tidak boleh bertengkar (dengan suami/keluarga).
  2. Tidak turun ke air saat haid.
  3. Tidak boleh bicara jorok.
Menunggu senja di Teluk Youtefa.

Hutan Perempuan harus dilestarikan. Walaupun adanya ancaman adanya proyek pembangunan venue dayung PON 2021. Saya berharap, Hutan Perempuan tetap terjaga dan tidak merombak area hutan mangrove. Selain itu, sampah juga menjadi masalah bagi Hutan Perempuan. Sampah-sampah tersebut biasanya berasal dari kota dan pantai .

Sebelum senja, kami keluar dari Hutan Perempuan dan menikmati senja dari Teluk Youtefa. Bagi perempuan di Kampung Enggros, Hutan Perempuan bukan hanya tempat untuk mencari pangan, tapi juga tempat melepas penat, berbagi curahan hati, karena tak ada yang mendengar selain alam semesta.  
...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Beach Clean Up di Jayapura Bersama EcoNusa, Botol Plastik Sampah Terbanyak!

Keindahan pantai-pantai di Indonesia tak perlu diragukan lagi. Apalagi Indonesia memiliki predikat Negara Maritim. Laut Indonesia juga dikenal sebagai Wilayah Marine Mega Biodiversity terbesar di dunia! Namun dibalik keindahannya, masih tersimpan banyak sampah yang dapat merusak ekosistem laut dan pantai itu sendiri, terutama sampah botol plastik. Oleh karena itu, Yayasan EcoNusa menggagas gerakan aksi bersih pantai/beach clean up dalam upaya menjaga laut dan pantai Indonesia.

Beach Clean Up di Pantai Hamadi.

Beach Clean Up Jayapura

Pada 4 Desember 2020, kegiatan beach clean up di Jayapura dilakukan di sepanjang Pantai Hamadi, Pantai Holtekamp, dan Hutan Mangrove Teluk Youtefa. Kegiatan beach clean up dihadiri oleh Rustan Saru selaku Wakil Walikota Jayapura, dan Bustar Maitar selaku CEO EcoNusa serta  didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata Kota Jayapura.

Peserta Beach Clean Up Jayapura
Saya bersama Kang Aip (ariefpokto.com) mengumpulkan botol plastik.
Kegiatan diikuti oleh TNI Angkatan Laut, berbagai komunitas, diantara lain Komunitas Rumah Bakau, Komunitas Earth Hour Jayapura, Komunitas Selam, dan para mahasiswa Jayapura dari Universitas Cenderawasih, Universitas Yapen, Universitas Sains & Teknologi Jayapura, dan Universitas Ottow Geissler.

Sampah di sepanjang Pantai Hamadi-Holtekamp.
Peserta dibagi dalam kelompok dan satu kelompok terdiri dari 3 orang. Setiap kelompok diberi sarung tangan dan karung untuk mengumpulkan sampah sesuai kategori, serta lembar catatan untuk pendataan. Panas terik kala itu, tapi saya melihat semangat dan antusiasme teman-teman mengumpulkan sampah. 


Banyak jenis sampah yang saya temukan saat beach clean up, seperti; botol kemasan minuman, sedotan, kemasan rokok, plastik makanan, tisu basah, pembalut. Setelah mengumpulkan sampah dari pesisir Pantai Hamadi-Holtekamp, dan di kawasan Hutan Mangrove Teluk Youtefa, sampah-sampah yang terkumpul akan dibawa menggunakan truk untuk kemudian dikumpulkan ke TPA dan diproses.

Sampah Terbanyak Botol Plastik Sampah Terbanyak

Saat saya tiba pagi hari di Pantai Hamadi, saya menyaksikan indahnya matahari terbit dan pelangi. Namun saya melihat berbagai macam sampah terdampar di pinggir pantai, terutama sampah botol plastik. Sampah-sampah tersebut berasal dari pengunjung atau dari mana saja yang terdampar di tepi pantai ini. Miris rasanya melihat pantai cantik dengan banyak sampah. 

Sunrise di Pantai Hamadi.
Tak hanya itu, di kawasan hutan mangrove juga banyak sekali sampah. Katanya, sampah-sampah itu juga berasal dari pengguna jalan, penumpang, dan pengemudi mobil yang suka langsung melempar sampah ke pinggir hutan mangrove. 

Daftar jenis sampah dan waktu terurainya.
Di akhir acara, pengumuman pengumpulan sampah terbanyak adalah botol plastik 269 kg, sampah botol miras (kaca) sebanyak 72 kg, dan sampah lain-lain (seperti bungkus permen, makanan, rokok, dll) sebanyak 174 kg. Totalnya kira-kira 515 kg, alias setengah ton! Tahukah kamu butuh waktu. berapa lama agar sampah plastik bisa terurai?

 Botol Plastik Sampah Terbanyak!
Limbah plastik membawa dampak buruk bagi lingkungan. Sudah menjadi tugas kita bersama untuk mengurangi penggunaan botol plastik. Dalam acara ini, para pesertapun wajib membawa tumbler atau botol minum sendiri, sehingga dapat diisi ulang. 

Dampak Sampah Plastik di Laut dan Pantai

Polusi tidak hanya terjadi di udara tapi juga di laut. Sampah plastik mencemari laut dan pantai kita yang indah. Masalah sampah plastik di laut harus ditanggulangi agar tidak merusak ekosistem pantai dan laut. Laut bukan tempat sampah, laut adalah sumber kehidupan.

Hewan laut tidak dapat membedakan mana plastik atau bukan, mereka bisa memakan atau terjerat pada plastik. Salah satunya contohnya adalah penyu. Penyu memakan ubur-ubur bisa saja memakan plastik yang ada di laut. Plastik di laut juga dapat merusak terumbu karang. Padahal pertumbuhan terumbu karang  membutuhkan waktu yang sangat lama. Bahkanhanya 1-2 cm per tahunnya. 

Kurangi sampah plastik yuk!

Terlebih lagi dampaknya bagi manusia yang mengonsumsi ikan sebagai sumber protein. Dalam pembukaan acara, Bustar Maitar, selaku CEO EcoNusa mengatakan bahwa mikroplastik yang dimakan ikan berarti kita makan ikan plastik. Membersihkan pantai juga bagian menjaga kesehatan jangka panjang.

Oleh karena itu, mari kita mulai dari diri sendiri dengan hal kecil seperti membawa kantong belanja sendiri dan membawa tumbler atau botol minum, Semoga acara beach clean up dapat menginspirasi kita semua untuk mengurangi penggunaan plastik dan mengelola sampah dengan bijak. 

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Fitur Baru PULSE Prudential

Awal tahun ini, aku pernah cerita tentang Peluncuran Aplikasi PULSE dari Prudential. PULSE (bacanya 'pals ya bukan puls') merupakan aplikasi kesehatan all-in-one yang didukung teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence/AI dan informasi real time, untuk mendukung para penggunanya untuk mengelola kesehatan. Prudential terus berinovasi dan meningkatkan kemampuan aplikasi PULSE dengan mengeluarkan fitur-fitur terbarunya.

PULSE, Aplikasi Wajib Download di HP kamu.

Jens Reisch selaku President Director Prudential Indonesia mengatakan bahwa aplikasi PULSE merupakan wujud dari semangar 'WE DO' Prudential, khususnya 'We Do Tech' dan 'We Do Health'. Hanya dalam satu genggaman saja, WE DO PULSE membantu kita untuk mengelola dan menjaga kesehatan dengan mudah. Tidak hanya kesehatan fisik, namun kesehatan mental dan spiritual. 

Fitur-fitur baru PULSE memperkuat dukungan pada setiap tahan perjalanan masyarakat dalam mencegah penyakit (prevent) agar tetap sehar, menunda penyakit semakin memburuk (postpone), dan perlindungan kesehatan (protection)

PULSE Elite Bugar Plan

Fitur ini dapat diakses dengan berlangganan premium dengan harga Rp39.900/ bulan, Pulse menawarkan  fitur-fitur untuk mengakses komunitas eksklusif PRURide dan PRURunning di fitur Komunitas Saya. Selain itu, ada beberapa fitur lain untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaranmus setiap hari, seperti:

  • Perencanaan Makanan
Fitur ini bisa digunakan untuk mengelola makanan yang sesuai dengan tujuan kesehatan pengguna serta merekomendasikan makanan ideal untuk pengguna. 
  • Jurnal Makanan
Dengan teknologi AI, kita dapat mengetahui kalori yang dikonsumsi hanya dengan memfoto makanan sekaligus mencatatnya ke dalam jurnal. Dengan demikian, kita dapat mengetahui perkembangan perjalanan tujuan kesehatan masing-masing. 
  • My Healthy Eating Goal
Dapat memberi tantangan kepada pengguna PULSE untuk memulai membangun kebiasaan baru dalam mengonsumsi makanan sehat dan seimbang. Misalnya, pola konsumsi untuk mengurangi konsumsi garam, gula, informasi jenis sarapan sehat, hingga pengingat untuk minum air minum. Cocok banget nih buat aku juga yang suka lupa minum air minum.
  • My Eye Dispensary and My Pulmonary Clinic
Salah satu keunikan lainnya adalah pengguna dapat mengetahui kesehatan mata dan saturasi oksigen dalam darah hanya dengan merekam video selfie. Setelah itu akan dianalisis oleh teknologi AI.
  • PRUTect Care Silver
Mendapatkan voucher perlindungan untuk asuransi jiwa yang nilainya setara dengan 1 bulan premi PRUTect Care Silver. PRUTect Care merupakan produk asuransi jiwa kumpulan berbasis syariah yang memberikan perlindungan asuransi jiwa. 

Alat Ukur BMI dan Cermin Kerutan Wajah

Cukup dengan foto selfie yang dibantu oleh teknologi AI, kita dapat mengetahui kondisi massa tubuh/Body Mass Index (BMI) dan tingkat kerutan di wajah. BMI digunakan untuk menunjukkan kategori berat badan seseorang, yang menentukan proporsional atau tidak. 

Monitor Kegiatan Olahraga

Pengguna dapat mengetahui indikator kesehatan seperti jumlah langkah dankalori yang terbakar anya dengan menghubungkan perangkat kesehatan wearable yang digunakan dengan Pulse (Fitness Tracker). Perangkat wearable yang didukung oleh Pulse antara lain Garmin, Fit Bit, dan perangkat yang dapat disinkronisasi dengan Google Health serta Apple Health.

Komunitas Saya

Fitur Komunitas Saya merupakan tempat berbagi berbagai informasi tentang gaya hidup sehat dan berdiskusi dengan sesama pengguna agar bisa hidup lebih sehat lagi. Beberapa komunitas yang ada, diantara lain; Halal Life Style, Move More, Healthy Eating, dan Keeping Fit and Healthy at Home. Mari bergabung!

PRU Shoppe

Kita dapat membeli produk asuransi jiwa dari Prudential Indonesia melalui Pulse dengan penawaran menarik. Beberapa produknya diantara lain; PRUTect Cancer (perlindungan akibat kanker) mulai dari Rp72.000/tahun, PRU Tect Care Infectious Diseases (perlindungan risiko akibat Covid-19) mulai dari Rp16.000/tahun, PRUTect Care Dengue (perlindungan akibat DBD) mulai dari 50.000/tahun), PRUtech Accident (perlindungan akibat kecelakaan) mulai dari Rp32.000/tahun, dan lain-lain. Yuk proteksi dirimu sejak dini.

Penunjuk Arah Kiblat dan Waktu Sholat

PULSE tidak hanya membantu kita mengelola dan menjaga kesehatan kesehatan fisik, namun kesehatan mental dan spiritual. Oleh karena itu, PULSE memberikan fitur penunjuk arah kiblat dan waktu sholat bagi kaum muslim. 


Fitur-fitur baru PULSE melengkapi fitur-fitur yang sudah ada sebelumnya, seperti fitur; Healthcheck (Pemeriksaan Kesehatan), Symptom Checker (Periksa Gejala), Bicara Dengan Dokter, Pengiriman Obat, Navigasi, dan PRUServices. Penjelasannya sudah pernah kujabarkan di Peluncuran Aplikasi Pulse

Yuk download aplikasi PULSE di Google Play Store atau Apple App Store secara gratis! Stay healthy everyone!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Pendidikan untuk Membangun Kelestarian Lingkungan Indonesia

Apa mata pelajaran kesukaanmu dulu waktu duduk di bangku sekolah?

Waktu sekolah dulu, Geografi adalah pelajaran kesukaan saya, ilmu yang mempelajari tentang alam dan lingkungan, serta hubungannya dengan makhluk hidup. Saya juga bisa mengenal Indonesia lebih dalam, termasuk potensi-potensi Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia. Lalu bagaimana mengolah Sumber Daya Alam tersebut dan seberapa besar pentingnya pendidikan untuk membangun kelestarian lingkungan Indonesia?

Pengalaman menagajar.

Jika saya menjadi seorang pemimpian negeri, saya akan memajukan kompetensi di bidang pendidikan karena generasi muda memiliki peranan penting untuk membangun negeri ini. Lalu apa hubungannya pendidikan dengan membangun kelestarian lingkungan? Saat sekolah, kita tidak hanya mendapatkan pelajaran formal, tapi juga pelajaran informal, pendalaman karakter, cara bersosialisasi, dan berorganisasi. 

Generasi penerus bangsa.

Jika diingat-ingat, saya jadi rindu masa-masa sekolah dulu. Semua mata pelajaran yang saya dapat beragam, namun sadar atau tidak, mata pelajaran di sekolah sedikit banyak berhubungan satu sama lain. Misalnya, secara geografis, Indonesia terletak di garis Khatulistiwa, memiliki iklim tropis dan hutan hujan tropis terluas ketiga di dunia. Kita tak hanya bicara ilmu pendidikan geografi, tapi juga bicara matematika (angka), dan biologi (flora dan fauna).


Pendidikan adalah fondasi seseorang untuk memajukan negeri ini. Bagaimana kita akan membangun Indonesia, jika tidak mempelajari seluk-beluk mengenai kelebihan, kelemahan, tantangan, dan kesempatan yang ada? Tentu kita harus mengetahui kelemahan agar bisa diperbaiki dan berkembang. Berikut ada 3 hal yang akan saya lakukan jika saya menjadi seorang pemimpin negeri;

Membangun Sekolah Ramah Lingkungan (Green School)

Mengusung dan membangun sekolah yang ramah lingkungan. Para murid bisa belajar dalam kelas, namun juga diimbangi dengan kelas tanpa tembok alias ruang terbuka. Selain upaya supaya murid gak bosan, belajar di alam terbuka bisa meningkatkan kepedulian dan inisiatif untuk menjaga lingkungan itu sendiri.

Membangun pendidikan di zaman milenial haruslah menyenangkan. Anak-anak generasi gen Z sangat melek teknologi. Pengumpulan tugas secara online terasa lebih praktis dan efisien dan juga dapat mengurangi penggunaan kertas. 

Belajar sambil bermain di alam.

Selain itu, green school juga menyediakan fasilitas penunjang agar para murid, guru, dan staff lain yang terlibat dalam proses belajar-mengajar lebih peduli akan lingkungan, seperti; menaruh pemilahan tempat sampah, memiliki ruang terbuka hijau, program penghijauan, dan penggunaan panel surya sebagai tenaga listrik.

Kebijakan Berwawasan Lingkungan

Pendidikan dan lingkungan adalah dua hal yang saling berkaitan. Lingkungan memiliki peranan penting dalam mengimplementasi teori-teori yang kita pelajari dalam ilmu pendidikan. Menuntut ilmu pendidikan bukan hanya untuk mendapatkan nilai yang baik, namun juga pembentukan karakter agar bisa bertoleransi dan bekerjasama kelak. 

Pendidikan membangun Critical Thinking (cara berpikir kritis), Collaboration (kemampuan bekerja sama), Communication (kemampuan berkomunikasi), dan Creativity (meningkatkan kreativitas). Peran generasi muda sebagai agent of change memiliki dampak penting untuk membangun Indonesia. Generasi muda yang memiliki wawasan yang luas serta pola pikir berwawasan lingkungan, dapat membawa perubahan baik terhadap masyarakat.

Program Volunter dan Homestay

Membangun pendidikan untuk membangun Indonesia, tidak hanya di kota besar saja. Namun harus merata dan menjangkau ke seluruh tanah air, temasuk mereka yang tinggal di pedalaman, seperti masyarakat adat. Menurut saya, masyarakat adat juga wajib menuntut ilmu, bisa menulis, dan membaca, agar tidak mudah 'diperbudak' oleh mereka yang memiliki kepentingan. 

Melakukan program volunter dan homestay juga merupakan salah satu upaya untuk membangun negeri. Program volunter biasanya memiliki beberapa bidang, bisa dengan mengajar bahasa, matematika, menggambar, bermusik, dan lain-lain. Sedangkan homestay dapat dilakukan di desa/hutan dengan tetap membantu masyarakat sekitar.

Pengalaman homestay di Desa Cuntel, Jawa Tengah.

Pengalaman homestay di Tasikmalaya.

Selain itu, bisa juga menjalin kerjasama dengan organisasi pecinta lingkungan seperti Golongan Hutan. Golongan hutan merupakan gabungan berbagai organisasi masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan, yang mengajak anak-anak muda Indonesia untuk bangga pada kehebatan hutan Indonesia dan ikut serta menjaga kelestariannya.


Pendidikan tak terlepas untuk membangun kelestarian lingkungan di Indonesia. Justru pendidikan mengajarkan banyak hal tentang kesatuan makhluk hidup dengan benda, daya, dan alam demi keberlangsungan hidup manusia. 

Pendidikan yang baik menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan menghasilkan bibit unggul yang siap menghadapi globalisasi. Semua berawal dari pendidikan dan harus dipupuk sejak dini. Nah, jika kamu jadi pemimpin, apa yang kamu lakukan untuk membangun negeri?

#Kabarhutanku #GolonganHutan #GolHutXBPN #BlogCompetitionSeries
...

Keep in Touch
Thanks for reading!