Inspiring Women #ISHAPEMYWORLD

Don't judge a book by it's cover!

Siapa sih yang gak pernah dianggap sebelah mata? Sering sekalli ada stereotip kalau perempuan itu gak bisa diandalkan dan gak bisa melakukan banyak hal. Apalagi kami sebagai kaum hawa ini suka di judge dari penampilan atau apa yang kita kerjakan.


Kalau kata orang zaman dulu, perempuan gak perlu sekolah tinggi-tinggi karena kalo sudah berkeluarga palingan cuma ngurus rumah, terus ilmunya gak kepake. Eits! Jangan salah lho, perempuan pintar dan berwawasan luas itu bekal bagi anak-anaknya kelak lho! Malah peran perempuan itu sangat berdampak untuk masyarakat dan lingkungan.



Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional dan Hari Kartini, salah satu brand favoritku; Levi’s® Indonesiamengadakan campaign bertajuk #ISHAPEMYWORLD. Campaign ini mengangkat kisah inspiratif perempuan-perempuan hebat Indonesia, yang memberi dampak bagi lingkungan sekitar melalui aktivitasnya. Mereka adalah; Mouly Surya, Angkie Yudistia, Alamanda Shantika, Soraya Cassandra, dan Kartika Jahja.


Mouly Surya adalah seorang sutradara film. Dia kerap kali diragukan sebagai title sutradara perempuan. Namun Mouly tetap fokus akan impiannya dan membuktikan bahwa sutradara perempuan juga bisa berkarya. Lalu perempuan hebat lainnya adalah Angkie Yudistia. Angkie menyandang disabilitas tuli dan merasakan betapa sulitnya mencari pekerjaan atas keterbatasannya. Namun Angkie tidak menyerah begitu saja, dia mendirikan Thisable Enterprise sebagai jembatan bagi para disabilitas untuk tetap berprestasi. Selanjutnya Alamanda Shantika yang sukses mendirikan sekolah programmer Binar Academy. Mantan vice presicent Gojek ini membuktikan bahwa perempuan juga bisa berkarya di bidang teknologi.

Sharing session bersama Ibu Adhita Idris, selaku Country Marketing Head Levi's® Indonesia bersama dengan Soraya Cassandra dan Kartika Jahja.
Pada acara Campaign Levi’s® beberapa waktu lalu, aku berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Soraya Cassandra dan Kartika Jahja. Soraya Cassandra adalah seorang petani kota, pemilik Kebun Kumara. Aku kaget dan langsung mikir, "Zaman sekarang ada ya anak muda jadi petani?" Ya ini buktinya. Sandra bersama suaminya mendirikan Kebun Kumara untuk memerangi polusi ibu kota. Dalam sharing session tersebut, ada satu hal perkataan yang menohok sekali;
Kenapa kita gak coba menanam satu tanaman di rumah? Cabai atau sayur apapun. Dengan begitu kita sudah membantu bumi dengan terlibat menanam.
Setelah kupikir-pikir ya benar juga ya. Selain bisa lebih hemat belanja sayur, mempercantik rumah, ya setidaknya melakukan hal kecil lebih baik daripada gak sama sekali. Langsung kepikiran mau tanam apa ya di rumah? Kebun Kumara suka mengadakan workshop, aku jadi tertarik berkunjung kesana. 

Selain itu, inspirator lainnya adalah Kartika Jahja. Ia adalah seorang musisi dan aktivis kesetaraan gender. DIa adalah seorang penyintas kekerasan seksual. Tika menyalurkan aspirasinya dalam sebuah karya musik berjudul "Tubuhku Otoritasku". Menurutnya dengan bermusik, dia dapat menyuarakan kesetaraan gender. Tika juga pernah diundang ke New York dan Berlin untuk berbagi kisahnya.


Fashion Show Levi’s® Collection
Acara ini juga dimeriahkan oleh fashion show dari koleksi summer Levi’s®, cocok banget untuk acara casual apalagi buat liburan. Aku naksir sama semua koleksinya terutama trucker jacketnya itu. Selain itu, ada penampilan dari pemenang utama Levi’s® Band Hunt yaitu Delika. Btw, gak heran sih kalau mereka menang, soalnya lagu-lagu dan ekspresi mereka keren banget!


Aktivitas yang gak kalah serunya juga ada workshop melukis pada Levi’s® DIY recycle totebag yang bekerjasama dengan Bartega Studio. Aku paling suka kalau ada brand yang punya ide untuk recycle begini, makin cinta aku sama Levi’s®. Aku memilih gambar bunga kembang sepatu untuk dilukis karena bunga ini identik dengan warna cerah yang melambangkan keberanian untuk menyuarakan impian.


My Recycle DIY Totebag. Is it nice? I think it's not bad ya!
Pada dasarnya perempuan seumpama bunga di taman. Mereka semuanya indah dan berhak tumbuh menghiasi taman. Sama seperti kita, para perempuan yang memiliki impian dan berhak menyuarakannya untuk menghiasi dunia. Campaign ini membuka wawasanku kalau ternyata begitu banyak perempuan Indonesia hebat dengan karya-karyanya yang tidak pernah kupikirkan. 







A post shared by ɪ ʀ ᴇ ɴ ᴇ ᴋ ᴏ ᴍ ᴀ ʟ ᴀ (@pinktravelogue) on
Hi ladies! Kamu juga buktikan pada dunia kalau kamu bisa! Setiap perempuan bisa melakukan apa yang mereka inginkan. Berani bermimpi, berani bertindak! Karena hal sederhana dapat berdampak luar biasa. Just be your self! Just do what make you happy and inspire others. This is how #ISHAPEMYWORLD and you?

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

0 komentar: