Melindungi Kebersihan Kulit dengan Betadine Natural Defense dan Klarens Hand Sanitizer

Dari zaman aku masih TK, mamaku pasti selalu sedia BETADINE® di rumah dan sampai sekarang aku sudah berumah-tangga, aku juga selalu sedia Betadine di rumah. Pasalnya BETADINE sudah menjadi Top of Mind kita untuk produk antiseptik hingga saat ini dan menjadi obat pertama yang dicari jika hati kita terluka. Tidak hanya di rumah, akupun membawa BETADINE saat traveling karena beraktivitas di luar membutuhkan ekstra perlindungan dari kuman dan bakteri.
Fakta uniknya, BETADINE antiseptik dipilih oleh NASA untuk membersihkan Apollo 11 dari material angkasa dan bakteri pada saat kembali ke bumi lho! (Fyi, Apollo 11 adalah pesawat luar angkasa yang pertama kali mendaratkan manusia di Bulan). Luar biasa bukan?
Namun sekarang, BETADINE bukan hanya memiliki produk untuk mencegah dan mengobati infeksi. Lebih dari itu, BETADINE menghadirkan Daily Hygene Products untuk melengkapi kebutuhan para pelanggannya, yaitu Natural Defense Foaming Hand Wash dan Natural Defense Body Wash. Sabun anti bakteri alami ini mengandung formula ramah dan lembut untuk kulit.

Get Healthy with Betadine
Beberapa waktu lalu, aku mendapatkan kesempatan untuk menghadiri Blogger Gathering "Get Healthy with Betadine" yang diadakan oleh C Channel Indonesia dan Betadine Indonesia. Aku sangat beruntung bisa bertemu dan berdiskusi dengan para narasumber, yaitu; dr. Merry Sulastri, Gissela Nurfitriani selaku Brand Manager Betadine Indonesia, dan Hetsa Himawati selaku Betadine Loyal User. Aku juga mendapatkan banyak informasi dan fakta-fakta yang baru kuketahui mengenai pentingnya menjaga kebersihan kulit.

Pentingnya Personal Hygiene

Kalau kata slogan, "Kebersihan adalah sebagian dari iman" dan aku sangat setuju. Merawat diri itu bagian dari rasa syukur kita kepada Sang Pencipta. Dalam kehidupan sehari-hari, personal hygiene dilakukan demi kenyamanan dan kesehatan secara fisik maupun psikis. Lebih dari itu, personal hygiene bisa mencegah penularan penyakit dan kuman, bahkan meningkatkan percaya diri lho! Contoh sederhananya; aku lebih percaya diri kalau bertemu orang dengan pakaian yang rapi, wangi, dan tangan yang bersih. Pasalnya, setiap bertemu orang aku suka bersalaman sebagai ucapan pembuka.

Sharing with Gissela Nurfitriani selaku Brand Manager Betadine Indonesia, Hetsa Himawati selaku Betadine Loyal User, dan dr. Merry Sulastri.
Dr. Merry Sulastri memaparkan pentingnya menjaga Personal Hygiene. Dari hal sederhana dengan mencuci tangan karena 80% kuman ditularkan melalui tangan. Coba kita ingat-ingat apa saja barang yang sudah kita pegang hari ini? Mulai dari handphone, komputer (mouse dan keyboard), gagang pintu, toilet, hewan peliharaan bagi yang memilikinya, pegangan tangan di bus atau mungkin eskalator di Mal. 


Apalagi sejak dunia teknologi berkembang, kita gak bisa terlepas dari gadget. Waktu lagi di toiletpun kita masih pegang handphone. Kalau aku sih jujur, gak bawa-bawa handphone ke toilet, alasannya karena dulu handphone baruku yang baru berumur dua hari pernah nyemplung ke kloset. Haha. Tapi kamu tahu gak sih kalau faktanya malah handphone kita itu terdapat 18x lebih banyak bakteri dibandingkan di toilet lho! 

Inilah alasan orang menutup kloset saat di menggunakan flush.
Jujur aja ya, aku paling bawel soal cuci tangan. Tangan kita banyak melakukan aktivitas (dengan atau tanpa gadget). Oleh karena itu, aku pasti selalu cuci tangan minimal dua kali setelah bermain dengan hewan peliharaan, setelah menggunakan toilet, sebelum makan, dan pastinya ritualku sebelum tidur selain cuci kaki dan tangan adalah lap HP dan tidak menaruh HP tidur bersama. Iya, se-sering itu aku mencuci tangandan aku gak takut telapak tanganku kering karena aku sudah menemukan jodoh sabun yang tepat.
Clean care for all, it's in your hand because proper hand hygiene is the #1 way to prevent the spread of germs.
Untuk itu penting menggunakan Skin Friendly Soap dengan pH Balance, Moisture Balance, dan No Harmful Chemical. Apalagi kulitku ini sensitif. Aku pernah menggunakan sabun cuci tangan dan ternyata gak cocok. Alhasil telapak tanganku dan sela-sela jariku kering, bahkan sedikit terkelupas. Sekarang aku yakin itu disebabkan oleh sabun yang tidak memiliki pH balance dan kelembaban yang cukup.







Halo geng! Gimana weekend nya hari ini? Udah pada mandi belum? Haha. Biasanya kalo weekend leyeh-leyeh di rumah sampe lupa mandi karena keasikan main hp dan laptop. Betul? Tapi tahu gak sih justru kuman paling banyak di gadget kita daripada di toilet lho! Jujur aja yah aku paling bawel soal cuci tangan. Pasalnya tangan kita kan banyak melakukan aktivitas. Contoh simpel nya aja pasti setiap hari pegang gadget dan sadar atau gak, tangan kita udah terkontaminasi sama bakteri dan kuman. Nah pas banget @betadineindonesia @klarens_indonesia mengeluarkan produk spesial untuk kita yang butuh perlindungan lebih yaitu Betadine Natural Defense Body Wash, Betadine Natural Defense Foam Hand Wash, dan Klarens Hand Sanitizer dengan formula ramah dan lembut untuk kulit. Apalagi yang paling aku suka, produknya gak bikin kulit kering, apalagi kantong kering #ehh. Jadi jangan malez mandi dan cuci tangan ya! Live Happily with The #SkinFriendly Cerita selengkapnya soon on the blog ya! ____ @betadine @klarens_indonesia #CCHANELXBETADINE #NaturalDefense #GaBikinKulitKering #SkinFriendly #SatuSemprot #SejutaManfaat
A post shared by ᴛʀᴀᴠᴇʟ ʙʟᴏɢɢᴇʀ | ɪʀᴇɴᴇ ᴋᴏᴍᴀʟᴀ (@pinktravelogue) on

Natural Defense Nourishing Manuka Honey & Moisturising Aloe Vera Foaming Hand Wash
Akhirnya aku menemukan sabun tangan yang pas di hati dan kantong. Aku langsung tertarik waktu pertama kali melihat Natural Defense Foaming Hand Wash karena mengandung madu dan lidah buaya. Dua bahan alami ini sudah terkenal akan manfaatnya yang melembabkan dan tidak membuat kulit kering. Ternyata madu yang terkandung didalamnya adalah Madu Manuka terbaik yang diambil dari New Zealand lho!


Natural Defense Foaming Hand Wash Manuka Honey tersedia dalam kemasan botol 225 ml dan kemasan refill 200ml. Pada bagian atas botol bisa diputar untuk menghindari sabun yang tumpah. Teksturnya berupa foam berwarna putih dengan aroma yang menyegarkan dan pastinya gak keset dan membuat kulit tanganku halus seketika. Selain itu, yang pastinya ibu-ibu suka adalah pemakaiannya 3,5x lebih hemat dibandingkan sabun tangan non-foam. Lumayan yah hemat uang belanja.



Solusi Perlindungan Kulit dari Betadine

Selain menjaga kebersihan tangan, kebersihan tubuh juga wajib dirawat. Setidaknya dengan mandi dua kali sehari. Katanya sih kalau orang bule itu kalau mandi cuma satu kali sehari. Tapi kalau kita yang tinggal di iklim tropis dengan kemarau berkepanjangan gimana? Keluar rumah beberapa jam saja sudah merasa gerah, apa bisa kalau mandi cuma satu kali? Atau malah gak mandi? Haha. Orang bule yang tinggal di negara dengan empat iklim hanya mendapat musim panas sekitar tiga bulan dan yang pasti iklim pun berbeda. 

Sama seperti setiap pengantin baru yang memiliki beda kebiasaan, pasti harus beradaptasi satu sama lain, termasuk masalah sabun mandi. Waktu awal-awal setelah menikah, kami punya sabun mandi masing-masing. Alasannya adalah karena suamiku lebih suka sabun antibakteri dan aku lebih suka sabun yang lebih wangi, karena biasanya kan sabun anti bakteri memilki bau yang agak khas gitu ya. Kalau kata suamiku, "Kalau mandi gak pakai sabun antiseptik tuh berasa gak mandi, kurang bersih, ya cuma wangi aja."

Betadine Natural Defense Pomegranate dan Manuka Honey.
Tapi akhirnya aku ngalah karena kami menemukan solusi untuk permasalahan sabun mandi tadi. Kami memakai Betadine Natural Defense Body Wash dan kami cocok. Perpaduan sabun antibakteri yang kaya manfaat dengan varian Manuka Honey atau Pomegranate, membuat tubuh menjadi segar dan rileks saat mandi. Sabun antibakteri ini terbuat dari bahan alami, bebas dari bahan kimia berbahaya, dan tidak membuat kulit menjadi kering, apalagi 'kantong kering'. Selain itu, Betadine Natural Defense Body Wash aman digunakan untuk seluruh anggota keluarga mulai dari anak-anak hingga orang tua.


Natural Defense Nourishing Manuka Honey & Moisturising Aloe Vera Body Wash
First impression aku saat memakai varian Manuka Honey adalah aku suka sekali dengan aroma madu manuka yang menyegarkan! Sabun ini menjadi solusi permasalah sabun antara aku dan suami karena selain mengandung anti bakteri, sabun ini juga diperkaya dengan pH seimbang, Vitamin E yang membantu membersihkan, melembabkan, dan melembutkan kulit. Terbukti, kulitku terasa lebih halus dan lembut setelah mandi dengan Betadine Natural Defense Manuka Honey. Penasaran? Coba yuk!




Natural Defense Body Wash Manuka Honey mengandung Manuka terbaik yang diambil dari New Zealand. Pada bagian atas botol juga bisa diputar untuk menghindari sabun yang tumpah.Teksturnya sedikit seperti gel tapi cair dan berwarna kuning transparan. Selain melembabkan kulit, Madu Manuka juga bermanfaat sebagai anti oksidan untuk mencegah radikal bebas. Natural Defense Body Wash Manuka Honey tersedia dalam kemasan botol 200 ml dan 500 ml, serta kemasan refill 400ml.

Free from Harmful Chemical
Natural Defense Nourishing Pomegranate & Moisturising Aloe Vera Body Wash
Pada dasarnya, produk Betadine Natural Defense dikombinasikan dengan lidah buaya (aloe vera) untuk memberikan perlindungan alami dan lembut setiap hari. Jadi, cocok juga sama kulit keringku ini. Pomegranate atau buah delima dikenal memiliki kandungan antioksidan alami. Sabun ini diperkaya dengan pH seimbang, Vitamin E yang membantu membersihkan, melembabkan, dan melembutkan kulit, dan yang paling aku suka adalah aroma pomegranate yang menyegarkan!


Natural Defense Body Wash Pomegranate tersedia dalam kemasan botol 90ml, 200 ml dan 500 ml, serta kemasan refill 400ml. Teksturnya sedikit seperti gel tapi cair, berwarna pink transparan. Tekstur seperti gel tersebut karena Betadine Natural Defense dikombinasikan dengan aloe vera. Kemasan botol 90ml sangat praktis dan cocok dibawa saat traveling. 



Klarens Hand Sanitizer Multi-Purposes
Selain menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan mandi, aku juga selalu membawa hand sanitizer saat pergi keluar rumah. Salah satu benda wajib yang ada di tas ku adalah hand sanitizer. Setelah aku tahu produk ini, aku langsung jatuh cinta. Pasalnya produk Klarens ini multifungsi banget!


Klarens Hand Sanitizer Spray Multi-Purposes memiliki dua varian, yaitu Pink Rose dan Calming Mask. Hal yang paling aku rasakan itu, Klarens tidak meninggalkan rasa lengket di tangan dan cepat mengering. Wanginya juga menyegarkan, tidak menyengat, dan tidak bau alkohol. Klarens mengandung Vitamin E, Castol Oil yang melembabkan, tidak membuat kulit kering.


Sulit kuungkapkan perasaan bahagia karena ada kamu Klarens. Waktu terakhir kali aku mendaki gunung, tissue basah kami dititipkan di basecamp, karena kami tidak diperbolehkan membawa tissue basah ke atas. Hal tersebut membuatku sedikit bingung untuk membersihkan segala sesuatunya. Kamu tahu kan kalau naik gunung itu bakal kotor dari atas sampai bawah, dari luar dan dalam. Belum lagi persediaan air yang terbatas membuat kami harus bijak menggunakan air.


Nah, sejak aku kenal Klarens, benda ini wajib kubawa saat naik gunung. Selain manfaatnya sebagai hand sanitizer dan toilet seat, Klarens juga dapat berfungsi untuk membersihkan peralatan masak selama di gunung dan sebagai parfum (karena di gunung gak mandi). Tapi Klarens juga bisa digunakan untuk membersihkan kaca helm, kaca mata, mainan anak-anak, dan benda apapun di sekitar kamu. Satu Semprot, Sejuta Manfaat! Wow!


Sebagai istri muda milenial, kadang aku lebih suka belanja online termasuk belanja kebutuhan rumah tangga. Alasannya simpel saja; karena aku gak perlu repot-repot berat membawanya, hemat plastik, dan praktis. Betadine Natural Defense sudah tersedia di beberapa drugstore, supermarket, dan e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada. Info selengkapnya, bisa kunjungi instagram BETADINE INDONESIA dan KLARENS INDONESIA. 




Tahu gak sih kalau 80% kuman ditularkan lewat tangan? Maka dari itu, kita harus merawat personal hygiene dimulai dengan cara sederhana, yaitu mencuci tangan. Kalau lagi traveling dan susah cuci tangan, sekarang ada KLARENS Multi Purposes Hand Sanitizer @klarens_indonesia dari @betadineindonesia. Bukan cuma buat cuci tangan, tapi banyak manfaatnya lho! Cerita selengkapnya baca di blog ya •link in bio• Nah daripada penasaran, aku ada 𝙂𝙄𝙑𝙀𝘼𝙒𝘼𝙔 nih supaya kamu bisa rasain #SatuSemprot #SejutaManfaat. Caranya gampang banget kok; 1. Mampir ke blogpost terbaruku tentang BETADINE dan tulis komentar kamu disana. 2. Follow akun instagramku dan tulis "DONE" di kolom komentar instagramku. Goodluck! Periode Giveaway sampai tanggal 13 November 2019 dan akan diumumkan tanggal 14 November 2019. Dua pemenang akan mendapatkan: - Klarens Multi Purpose Hand Sanitizer 60ml - Betadine Natural Defense Body Wash 90ml #CCHANELXBETADINE #NaturalDefense #GaBikinKulitKering #SkinFriendly
A post shared by ᴛʀᴀᴠᴇʟ ʙʟᴏɢɢᴇʀ | ɪʀᴇɴᴇ ᴋᴏᴍᴀʟᴀ (@pinktravelogue) on

Kamu juga bisa ikutan giveaway-ku untuk mendapatkan Natural Defense Body Wash dan Klarens Multi Purpose Hand Sanitizer. Caranya gampang banget kok;
1. Tulis komentar kamu mengenai postingan ini di kolom komentar blog.
2. Follow akun instagramku dan tulis "DONE" di kolom komentar Instagramku.

GIVEAWAY!
Good Luck and Live Happily with The #SkinFriendly. Jangan lupa untuk melindungi kebersihan kulit dengan Betadine Natural Defense dan Klarens Hand Sanitizer ya!
...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Traveler yang Berkontribusi untuk Alam

Keindahan wisata di Indonesia tak perlu diragukan lagi. Mulai dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Rote, setiap daerah memiliki pesonanya sendiri. Tak sedikit masyarakat berlomba-lomba mewartakan keindahan alam daerahnya melalui media sosial. Tapi yang biasa terlihat di media sosial memang yang cantik-cantiknya saja. Pernahkah terpikir dalam hati "Apakah aku sudah berkontribusi untuk alam?" atau "Apa yang sudah aku lakukan untuk alam?" Pertanyaan tersebut juga menjadi PR bagiku.


Bagiku wisata alam menjadi salah satu terapi untuk menghilangkan penat dan padatnya kota. Namun masih saja banyak orang yang mengaku "pecinta alam" tapi merusaknya. Contoh sederhana yang suka aku temui saat naik gunung adalah berbagai macam sampah yang ada di sepanjang jalur dan coretan-coretan pada batu atau pohon. Bahkan aku pernah batal snorkeling karena banyaknya sampah di laut.

Monyet aja lagi prihatin nih sama sampah-sampah.
Ulah pecinta alam yang ngaku-nya cinta alam.

Konservasi Alam Indonesia dan Pariwisata Berkelanjutan

Terlalu banyak keanekaragaman hayati di Indonesia termasuk didalamnya flora dan fauna yang hanya tumbuh di Indonesia. Sebut saja hewan endemik Katak Bufo Valhallae yang terancam punah karena habitatnya hanya ada di Pulau Weh. Selain itu, Indonesia juga memiliki potensi alam dan sumber daya alam yang besar di setiap pelosok tanah air. 


Indonesia begitu kaya sehingga sudah sepatutnya kita menjaga agar kelak anak dan cucu kita masih dapat menikmati keindahannya. Untuk itu, dibutuhkan adanya Konservasi Alam untuk mengelola Sumber Daya Alam, di darat maupun laut secara lestari. Gak heran kan, kalau Indonesia dulu pernah dijajah bangsa lain, karena faktor kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah. 

Usi (panggilan kakak perempuan dalam bahasan Ambon) Sally Kailola saat sharing session.

Beberapa waktu lalu, aku mendapat kesempatan untuk datang ke acara yang diadakan oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) adalah sebuah organisasi yang memiliki misi untuk melindungi tanah dan air yang menjadi sandaran kehidupan. Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berafiliasi dengan The Nature Conservancy (TNC) untuk melakukan konservasi alam di Indonesia. Usi Sally, perwakilan dari YKAN mengingatkan kepada travelers untuk berkontribusi terhadap alam dan berperan serta dalam Sustainable Tourism/Pariwisata Berkelanjutan yang mengedepankan aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan budaya.

Sumber: (KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA)
https://travel.kompas.com/read/2017/10/26/090200527/liburan-ke-raja-ampat-jangan-lupa-bawa-pulang-abon-ikan
Salah satu contohnya, YKAN dan TNC membantu warga papua yang tergabung dalam Koperasi Embun dalam pembuatan abon ikan olahan laut Papua. Awalnya abon ikan dibuat warga sebagai panganan ketika sedang tidak dapat memproduksi makanan. Namun sekarang, Abon Ikan Koperasi Embun menjadi oleh-oleh khas Raja Ampat. Wah aku harus beli nih kalau berkunjung kesana.


Sustainable Tourism bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau lembaga terkait saja, tapi juga tugas kita sebagai traveler. Iya, aku dan kamu, kita semua yang melakukan perjalanan, kita adalah traveler. Sustainable Tourism adalah bagaimana sebuah daerah yang menjadi tempat wisata yang juga bermanfaat bagi masyarakat setempat, bagaimana kita bisa memahami penduduk lokal disana dengan baik, membantu melestarikan Sumber Daya Alam yang berharga bagi masyarakat sekitar, menciptakan tempat tinggal yang baik, dan berkontribusi untuk alam di masa depan. 



Berkontribusi untuk Alam Melalui Tabungan Alamku

Sesungguhnya bisa dikatakan, kita-lah yang membutuhkan dan bergantung pada alam. Kita membutuhkan air bersih dan bahan pangan yang juga berasal dari alam. Kita bergantung pada hutan untuk mencegah banjir, memberi kesejukkan, dan yang terpenting hutan membantu seluruh makhluk hidup di bumi untuk bernafas. Oleh karena itu sudah sepantasnya kita berkontribusi untuk alam bukan?

Kabar baiknya, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bekerjasama dengan Bank CTBC Indonesia, mengeluarkan produk simpanan dalam mata uang rupiah untuk berkontribusi dalam pelestarian dan konservasi alam, yang dinamakan Tabungan Alamku.

Pada dasarnya Tabungan Alamku memiliki fungsi yang sama seperti kartu ATM lain yang berfungsi untuk menabung dan melakukan pembayaran. Namun kelebihan dari Tabungan Alamku adalah bunga yang lebih besar yaitu 6,25%. Bunga sebesar 1,25% akan langsung didonasikan atas nama nasabah untuk Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan akan digunakan untuk melindungi keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia. Sehingga nasabah mendapatakan tingkat suku bunga simpanan sebesar 5%.


Dengan membuka rekening Tabungan Alamku, kamu telah menjadi anggota dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), yang turut berpartisipasi dalam pelestarian alam melalui donasi rutin sebesar 1,25%. Dengan terdaftar sebagai member Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), kamu juga bisa berkesempatan untuk mengunjungi konservasi alam secara langsung lho! 

Kelebihan Tabungan Alamku
Saldo pembukaan rekening mulai dari Rp1juta dan akan mendapatakan hadiah langsung tanpa diundi untuk setiap pembukaan rekening baru. Kita gak perlu khawatir karena kita dapat memantau donasi dan info terkini dari YKAN melalui e-newsletter email. Konservasi alam darat dan laut yang dilakukan bisa dilihat disini. Kunjungi Bank CTBC Indonesia terdekat untuk membuka rekening Tabungan Alamku ya! Lokasi Bank CTBC bisa dilihat disini.

Tak ada kata terlambat untuk melakukan sebuah perjalanan, dan tak ada kata terlambat untuk berkontribusi untuk Indonesia tercinta. Mari berkontribusi untuk alam melalui Tabungan Alamku.

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Tips Menang Kuis Berhadiah

Kehidupanku berubah setelah menikah, tapi aku lebih bahagia. Haha. Sering banget aku dapat pertanyaan dari orang-orang, "Kamu sibuk apa sekarang?" Sebagai perempuan yang menyandang titel ibu rumah tangga, aku tetap ingin memiliki penghasilan dong. Setelah resign kantor awal tahun ini, aku punya lebih banyak waktu untuk menghadiri event, menulis, dan mengikuti perlombaan. Aku gak menyangka kalau sosial media menjadi mata pencaharianku sekarang. Keajaiban itu nyata karena tahun ini aku memenangkan beberapa lomba. Since you guys ask me "How come?" Here it is I share to you some tips;

Muka sumringah padahal kalah lomba. Haha
1. Cari informasi mengenai Lomba atau Kuis 

Caranya gampang banget kok, kita bisa cari informasi tentang lomba atau kuis di google atau instagram. Coba saja ketik dengan keyword : Info Lomba dan Kuis atau Info Lomba Terbaru, nanti pasti langsung muncul. Kalau aku suka lihat info dari www.serbakuis.com karena menurutku lumayan lengkap dan update. Biasanya gak semua lomba aku ikuti, tapi kompetisi atau kuis yang memang aku suka saja. Alasannya simpel, supaya aku lebih happy waktu mengerjakannya. Biasanya aku catat di agenda tentang bagaimana cara mengeksekusinya, kapan, dan deadline postingnya. 


2. Follow Akun Influencer atau Produk yang Suka Mengadakan Kompetisi

Sebagai contoh, aku mengikuti akun instagram NIVEA. Mereka sering mengadakan giveaway atau perlombaan dengan hadiah yang menarik secara rutin. Aku sudah beberapa kali mengikutinya tapi aku baru menang tahun ini. Contoh lainnya adalah akun instagram HIS Travel Indonesia. Akun tersebut suka memberikan tiket pesawat gratis ke Jepang.


View this post on Instagram

A post shared by ᴛʀᴀᴠᴇʟ ʙʟᴏɢɢᴇʀ | ɪʀᴇɴᴇ ᴋᴏᴍᴀʟᴀ (@pinktravelogue) on

Selain itu, kamu juga bisa follow influencer kesukaan kamu, karena biasanya mereka memberi informasi mengenai kompetisi yang terkait dengan niche mereka. Misalnya aku follow instagram; Kadek Arini, Agnes Oryza, dan Febrian. Semakin sering kamu ikutan lomba, terkadang info lomba datang sendiri melalui sponsored post di instagram. 

3. Jangan Terlalu Dipikirkan dan Berikan yang Terbaik

Berikan yang terbaik untuk setiap lomba yang kita ikuti. Kadang aku juga suka bertanya sama diri sendiri, "Did I give my best?". But if We've done our best, God will do the rest. Jangan terlalu dipikirkan menang atau kalahnya, yang penting kita sudah memberikan yang terbaik. Bahkan aku pernah memenangkan giveaway, yang akupun lupa pernah mengikuti giveaway tersebut. Selain itu, jika mengikuti lomba foto yang ada produknya, sebaiknya produk harus terlihat jelas saat difoto, dan lebih menonjol. Siapkan juga caption yang menarik untuk menyampaikan informasi foto dengan baik.

4. Terus Mencoba dan Jangan Menyerah

Aku sering juga kok kalah, tapi ya namanya perlombaan ada menang dan kalah. Sama aja kaya kehidupan, kadang senang kadang sedih. Jadi, mau gak mau harus bisa menerimanya dengan lapang dada. Selama itu gak merugikan orang lain, coba saja terus mengikuti kuis atau lomba. Better try than do nothing, right? Hal yang paling penting, kamu harus terbiasa dengan kekalahan dan jangan pernah menyerah karena itu bagian dari kesuksesan. Kalau lagi kalah, aku suka evaluasi sendiri dan belajar dari pemenang, seperti "Oh mungkin ulasan blogku kurang lengkap", atau "Fotonya bagusnya seperti apa?" Kekalahan itu yang membuat kita jadi semakin baik (dalam hal apapun). Rasa kecewa itu pasti ada, tapi buat apa juga dipikirin kalau memang belum jodohnya rezekinya? 

5. Berdoa

Last but not least, berdoa. Ketika aku kalah, aku selalu berpikir bahwa Tuhan pasti sudah mempersiapkan yang lebih baik lagi. Aku dibiarkan kalah supaya aku gak cepat puas, gak terlena, dan terus selalu berusaha. Aku pernah berpikir, "Eh kayaknya dia bakal menang deh, fotonya/blognya bagus banget." Tapi ternyata dia malah gak menang. Percaya gak percaya sih kalau memang sudah rezeki kita, ya memang buat kita. 

Selamat berjuang!
...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Tips Jalan-jalan ke Jepang Pertama Kali

Once a year, go somewhere you've never been before. ~Dalai Lama
Selalu ada yang pertama untuk semua hal, termasuk jalan-jalan ke tempat yang belum pernah kita datangi. Kalau kata Dalai Lama, "Once a year, go somewhere you've never been before." Aku selalu excited setiap mau pergi ke suatu tempat apalagi itu tempat baru apalagi tempat itu sudah menjadi bucketlist-ku (dan selalu akan jadi bucketlist); JEPANG! Aku pergi ke Jepang Tapi bukan tanpa persiapan, beberapa tips dibawah ini mungkin bisa berguna buat kamu ketika pertama kali pergi ke Jepang;

1. Membawa Coin Purse

Tahu kan kalau koin itu gak bisa ditukar balik ke money changer? Berbeda dengan uang koin 500 di Indonesia, pecahan terbesar mata uang koin 500 yen setara dengan Rp65.000. Oleh karena itu, aku mendahulukan membayar dengan uang koin saat berbelanja. Membawa dompet koin akan memudahkan kita saat mengambil uang koin agar tidak tercecer. 

2. Membawa Sambal

Orang Indonesia memang tak bisa terlepas dari sambal. Bagi pecinta makanan pedas, kamu wajib bawa sambal favoritmu saat pergi ke Jepang. Rata-rata makanan di Jepang tidak menyajikan sambal dalam menunya. Biasanya ada sih cabe bubuk dan wasabi, tapi lidah ini rindu pedasnya sambal Indonesia yang nikmat itu.  

3. Ada Hadiah dari Majalah Jepang

Waktu zaman sekolah dulu, aku suka beli majalah. Tapi semakin berkembangnya era digital, aku sudah lama gak beli majalah. Tapi ternyata majalah di Jepang itu di bundling dengan hadiah yang menarik dari brand ternama! Ada hadiah totebag, pouch, make-up, jam tangan, dll. Aku membeli majalah Jepang seharga 1000 yen (sekitar Rp135.000) dan mendapatkan pink sling bag & wallet. Menang banyak aku nih.

@pinktravelogue Tips ke Jepang #fyp #foryoupage #traveltips #japan #tiktoktravel #tiktokindo #spreadhappiness #jepang #japantravel ♬ How You Like That - BLACKPINK


4. Makanan Supermarket Diskon pada Malam Hari

Sejujurnya waktu di Jepang, aku gak selalu makan di restoran. Apalagi harga makanan di Jepang cukup mahal ya. Jadi cara hemat kami adalah dengan membeli makanan siap saji di supermarket dekat hotel. Makanan yang disajikanpun sangat beragam, seperti; chicken katsu, gyoza, sushi set, onigiri, aneka pudding, dan masih banyak lagi. Makanan Supermarket tersebut biasanya diskon hingga 50% diatas jam 8 malam.

5. Membawa Cutlery Set

Selain membeli makanan cepat saji, kami juga memasak di hotel. Masakan simpel berupa rebusan ramen dan yang kami beli di Supermarket. Kami merebus air menggunakan water kettle yang disediakan hotel. Tapi kadang kami tidak diberikan sendok atau sumpit, dan di kamar hotelpun tidak tersedia sendok. Untung saja aku bawa sendok garpu, penyelamatku!

6. Sensor Toilet

Jepang terkenal dengan kebersihan dan teknologinya yang canggih. Tapi ketika aku mengunjungi salah satu tempat wisata, toilet terlihat agak kotor dan bau. Mungkin wisatawan belum tahu bahwa cara flush air dan membuang sampah menggunakan sensor tangan. Selain itu, toilet flush juga tersedia beberapa pilihan; full flush/half flush/eco flush. Jadi bisa hemat air ya, keren banget deh!

7. Harga Belum Termasuk Pajak

Pertama kali aku sempat bingung karena ada dua harga di kemasan makanan yang mau aku beli di Lawson. Ternyata barang-barang di Jepang biasanya belum termasuk pajak. Gak cuma di Supermarket, tapi di Department Store, Daiso, dan tempat lainnya, harga yang tertera biasanya belum termasuk pajak atau tertera dua harga (sebelum dan sesudah pajak). 

Besar pajak di Jepang adalah 8%. Jadi misalnya, aku berbelanja di Daiso seharga 100 yen, jika ditambah pajak harganya menjadi 108 yen. Tapi beberapa gerai juga menetapkan kebijakan bebas pajak untuk pembelanjaan diatas 5000 yen.

8. Air Minum di Jepang Gratis

Salah satu tips hemat makan di Jepang adalah tidak perlu membeli air di restoran. Biasanya restoran di Jepang menyediakan air minum berupa air putih atau teh gratis. Kecuali kamu ingin minuman lain seperti; soda atau jus. Di hotel tempatku menginap juga tidak tersedia air mineral dalam kemasan botol, jadi aku selalu mengisi botol minumku dari tap water sebelum pergi.

9. Plug Adapter

Colokan listrik di Indonesia dan Jepang berbeda, untuk itu kita wajib membawa travel universal adapter. Jenis colokan listrik di Jepang berbentuk lebih tipis dan pipih. Aku juga membawa colokan cabang karena aku membutuhkan plug lebih untuk mengisi daya HP, kamera, dan powerbank. 

10. Sim Card

Ini nih paling penting, yaitu WiFi! Secara di Jepang, aku mengandalkan google maps untuk mencari lokasi. Fyi, gak semua tempat dan hotel menyediakan WiFi. Kalaupun ada di hotelku saja hanya berlaku untuk 30 menit pertama. Jadi, waktu pergi ke Jepang, aku memakai sim card dari Airsim dengan paket data untuk seminggu.



Menurutku menggunakan sim card Airsim lebih praktis, karena cara kita tidak perlu membawa modem dalam tas sehingga lebih praktis. Sim card Airsim bisa digunakan dalam jangka waktu satu tahun dan dapat diisi ulang sesuai negara tujuan kita. Info selengkapnya bisa cek disini ya. Ready to go to Japan? Let's go!


...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Join Over 75k + Subscribers