Blackbird Hotel Lembang | Hotel Instagramable Bandung


Sudah lama kami merencanakan berlibur di Lembang, Bandung. Terakhir ke Lembang waktu Will melamar aku di Lisung The Dago Boutique Resto. Kami menikmati landskap kota Bandung sambil menikmati jamuan makan malam sederhana. Bandung juga menjadi tempat pertama aku berlibur bersama Will dan teman-teman. Jadi memang selalu ada alasan untuk kembali ke Bandung untuk mengenang momen indah. Oke, balik lagi ke topik sebelum pembaca pada baper. Haha.

Setelah membuat beberapa daftar tempat yang akan kami kunjungi, kami memutuskan untuk mencari penginapan di Lembang. Kami menginap di Hotel Blackbird Lembang. Tidak seperti hotel pada umumnya yang memiliki bangunan tinggi, Blackbird Hotel hanya memiliki 3 lantai ; lantai dasar, lantai satu, dan dua. Kalau dilihat dari depan, bangunan lobby tampak sangat minimalis. Tapi ketika pegawai hotel mengantarkan kami ke kamar, ternyata luas juga lho! 

Lobby Blackbird Hotel Lembang

Dari depan terlihat sepi, tapi begitu masuk kedalam; ada kafe, kolam renang, dan taman. Namun hotel ini tidak menyediakan lift, sehingga menurutku lebih mudah membawa tas ransel. Tapi tenang aja, karena ada bell boy yang akan membantu membawa barang kita.

Perjalanan menuju kamar agak jauh, kecuali kamu memesan kamar dengan tipe tertentu. Tidak masalah bagiku karena kami dikelilingin pemandangan yang indah. Kami juga disuguhkan welcome drink berupa jus jeruk dan jambu yang sangat menyegarkan. 

Our Small Room

Ada tiga tipe kamar disini yaitu; Small, Medium, dan Large. Aku dan Will memilih tipe Small Room karena menurut kami, kamar tersebut juga sudah cukup bagus dan tidak terlalu sempit. Desain kamar bergaya minimalis dan industrial, dilengkapi dengan sedikit ruang outdoor. Aku juga suka desain kamar mandinya, walaupun tak begitu besar tapi didesain dengan modern, hanya saja ada sedikit bercak pada bagian pintu kayunya. Kamar mandi juga dilengkapi dengan heater air panas dan toiletries. Tapi untuk sabun dan shampoo tidak gak ada versi travel size.

Fasilitas Kamar Black Bird Hotel

Gak heran kalau Hotel Blackbird instagramable dan nyaman, karena ternyata Hotel Blackbird masuk dalam Maja Group yang juga memiliki hotel lain yang juga menjadi bucketlistku seperti; Stevie G Hotel, Warung Jae, dan The House Tour Hotel. Hotel-hotel tersebut rasanya menjadi primadona kota Bandung karena arsitektur dan atmosfernya yang bikin betah.

Ada kolam renang dan taman.

Kamar kami turun ke lantai dasar.

Black Bird Hotel memiliki kafe bernama Sea Como Sea, yang juga dibuka untuk umum tanpa harus menginap. Kafe ini juga  digunakan untuk breakfast para tamu. Makanan disini juga cukup enak dan beragam mulai dari rasa lokal hingga western. Aku suka interior cafe open space seperti ini dan terlihat menyatu dengan alam. Kalian gak mungkin gak foto disini kan? Hehe

Sea Como Sea Cafe
Breakfast Time!
Pada hari pertama pertama, kami makan malam di Restoran Warung Pengkolan 3 yang hanya berjarak 10 menit berjalan kaki dari Hotel Black Bird. Kami juga melewati Alfamart dan Indomaret. Tempat yang cukup strategis. Restoran Sunda ini sudah memiliki beberapa cabang restorannya di Bandung.

Pada hari kedua, kami makan malam di Sugar & Cream. Salah satu restoran Maja House, yang hanya berjarak 5 menit saja berjalan kaki dari Hotel Black Bird. Kami menikmati menu western dan (lagi-lagi) sambil menikmati pemandangan malam kota Bandung. 


Secara keseluruhan, menurutku Blackbird Hotel cukup terjangkau dari segi harga dan fasilitas. Tips aku jika menginap disini, bawalah pewangi ruangan atau setidaknya parfum, karena menurutku ketika masuk kamar agak lembab. Aku gak tahu apakah ini tipikal hotel di Lembang ya? Sebelumnya aku juga pernah menginap di Hotel Imah Seniman juga agak lembab.

Yuhuu! Can't wait for the next staycation

Happy staycation and happy holiday!

Blackbird Hotel Lembang
Lokasi Jl. Terusan Sersan Bajuri No. 9, Cihideung, Parongpong
Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Harga Rp438.000/night (Small Room - March 2019)



...

Keep in Touch
Thanks for reading!

5 Fakta Unik Thailand

Sawasdee ka สวัสดีค่ะ


Menurut kalian, apa yang terkenal dari Thailand? Kalo aku sih langsung kepikiran jambu bangkok, soalnya kalau ke Pasar Baru, aku pasti beli jambu bangkok. Atau PO (pre-order) BKK yang biasanya suka banyak di online shop itu lho! 

Waktu tiba di Bangkok pada malam hari, aku merasa suasananya seperti Jakarta. Banyak gerai-gerai makanan, toko kelontong, dan cukup macet. Tapi lain Thailand, lain Jakarta, aku tetap semangat bahas soal Thailand, karena tiap kota pasti ada keunikannya, setuju? Aku punya lima fakta unik tentang Bangkok yang aku dengerin dari tour guide ku waktu itu. Check it out!



View this post on Instagram

Sawasdee Ka สวัสดีค่ะ Tahu gak sih kalo Thailand itu dijuluki negeri seribu Pagoda? Mayoritas penduduk Thailand beragam Budha, jadi gak heran ada banyak Wat (Candi) disana. Waktu ke Thailand akhir tahun lalu, aku mengunjungi Wat Arun. Salah satu candi terbesar dan terkenal di Thailand. Candi bernuansa putih dengan corak yang khas membuatku kagum. Dilihat pada pagi, siang, senja, dan malampun, Wat Arun tampak cantik. Tapi masih ada beberapa candi lainnya yang belum sempat aku kunjungi. Selain itu, aku juga mau mencoba kuliner dan kebudayaan khas Thailand lainnya yang sangat menarik hati. Selalu ada alasan untuk kembali ke Thailand. Apalagi kalau aku bisa pergi bareng @wisatathailand, @cosmopolitanfm, dan kak @uchiet pasti bakal jadi momen tak terlupakan. #kethailandyuk #luxperiencethailand #904SweetEscape #Pinktravelogue_Thailand
A post shared by ɪ ʀ ᴇ ɴ ᴇ ᴋ ᴏ ᴍ ᴀ ʟ ᴀ (@pinktravelogue) on

1. Bangkok Bukan Nama Asli
Waktu tour guide menjelaskan sejarah kota Thailand, dia bilang bahwa sebenarnya nama asli dari Bangkok adalah

Krung Threp Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Ayutthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Phiman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit. (Aku cari di internet lagi karena guide ngomongnya panjang dan cepet banget. Haha. Source : Kumparan).


Arti dari nama asli kota Bangkok itu adalah malaikat, kota besar yang abadi, kota megah dari sembilan permata, kursi raja, kota istana kerajaan, rumah jelmaan dewa, yang didirikan oleh Visvakarman atas perintah Indra.


2. King Birthday
King Birthday jatuh pada tanggal 5 Desember. Kebetulan tanggalnya bertepatan ketika aku liburan disana. Semua warga libur dan menggunakan pakaian berwarna kuning. Selain itu juga ada tradisi membagi-bagi makanan. Raja Thailand sangat dihormati karena beliau sangat baik, bijaksana, dan suka menolong. Gak heran kalau warga Thailand sangat mencintai belliau.

3. Lucky Color
Aku baru tahu bahwa penggunaan warna di Thailand diartikan sebagai simbol sebuah perayaan atau perasaan. Thailand memiliki warna keberuntungan setiap harinya dan dipercaya akan membawa nasib baik. Nah, untuk menyambut hari Senin dan menghormati Raja yang juga lahir pada hari Senin, warna keberuntungan warga Thailand pada hari Senin adalah warna kuning.

Kebetulan ketika tour guide ku menjelaskan warna keberuntungan, karena kala itu sedang hari Senin, dan banyak sekali warga Thailand menggunakan warna tersebut (termasuk tour guide ku). Ya, sepertinya baju kuning adalah baju wajib yang harus dimiliki setiap warga Thailand.

4. Gas for Transportation

Kalau di Indonesia, terkadang suka ada demo kenaikan harga BBM naik terus, justru sebagian transportasi di Thailand menggunakan BBG. Kata tour guide, harga BBM di Thailand mahal kira-kira sekitar Rp15.000-an per liternya, sedangkan harga BBG kira-kira 15 Bath atau setara dengan Rp6000-an per liternya.

Makanya ketika sedang mengisi bahan bakar, kami diminta turun dari mobil. Katanya sih takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (misalnya ; meledak). Mobil-mobil berbahan bakar gas juga dilarang parkir di gedung parkir.

5. Agama Budha
Tahu kan kalau Thailand salah satu julukan Thailand, terkenal dengan Negeri Seribu Pagoda? Hal itu dikarenakan 90% penduduk Thailand menganut agama Buddha Theravada. Agama Buddha didasarkan pada ajaran Siddharta Gautama, yang disebut sebagai Sang Buddha, yang artinya "yang tercerahkan". Gak heran juga kalau disana banyak Wat (candi). Candi-candi di Thailand pun juga cantik-cantik.

Btw, ada yang pernah ke Thailand juga? Sharing-sharing yuk!


...

Keep in Touch

Thanks for reading!

A Taste of Kalimantan ; Kuliner Sintang Hadir di Jakarta

Kuliner nusantara sungguh sangat beragam. Bahkan belum semua pernah aku cicipi. Namun aku beruntung dapat merasakan salah satu kuliner nusantara dari Provinsi Kalimantan. Pada bulan Ramadan tahun ini, Kabupaten Lestari Sintang berkolaborasi dengan KAUM Restaurant Jakarta untuk menciptakan menu-menu spesial. Chef dan bartender diajak terjun langsung ke Sintang untuk melihat dan meracik sendiri bahan-bahan makanan dan minuman khas Sintang. 

Sintang berada di Kalimantan Barat. Tiga etnis besar yang hidup di Sintang adalah Melayu, Dayak, dan Tiongkok. Merekalah yang membentuk kebudayaan dan diwariskan melalui kearifan lokal, arsitektur, musik, kain tenun, dan masakan. Salah satu suku yang masih ada di Kalimantan, Suku Dayak di Sintang masih mengandalkan bahan-bahan alami di hutan untuk hidup. Sebenarnya gak cuma di Kalimantan saja, tapi banyak suku di Indonesia juga masih mengandalkan hasil hutan asli untuk bertahan hidup. 


Bahan-bahan asli dari Kabupaten Sintang
Menu spesial diracik dari bahan-bahan yang dibawa langsung dari Kabupaten Sintang. Ada Mentimun Sintang, Salak Hutan/Asam Aram, Asam Kandis, Daun Sengkubak, dan Terong Asam. Bahan alami yang menarik perhatianku adalah Daun Sengkubak. Daun ini digunakan sebagai pengganti micin alias MSG! Caranya tinggal direbus selama 3-4 jam, nanti rasanya akan gurih. Wow!



Kami disajikan Bajigur Kratom sebagai menu pembuka. Bajigur kratom terbuat dari jahe, kayu manis, cengkeh, kapulaga putih, serai, kayu secang, gula aren, dan daun kratom. Daun Kratom hanya ditemukan di Kalimantan, Malaysia, Papua, dan Thailand lho! Minuman ini membuat hangat tenggorokan dan sangat terasa rempah-rempahnya. Selain rasanya yang membuat mata melek, daun kratom juga bermanfaat sebagai obat anti nyeri dan penambah stamina.

Bajigur Kratom dan Daun Kratom
Sebagai menu buka puasa, kami disajikan beberapa menu kolaborasi Kabupaten Sintang dan KAUM Restaurant Jakarta. Kami sudah tak sabar mencoba kuliner lezat ini. Aku yakin, rasanya tak perlu diragukan lagi, karena KAUM Restaurant pernah meraih predikat "Michelin Guide Hong Kong & Macau 2017". Bahkan gerai pertama KAUM berlokasi di Hongkong. So, this is it...


Semua menunya enak sekali! Menu favoritku adalah ikan goreng kecombrang (yang lupa aku foto, saking terlalu menikmati semua menu ini) dan aneka sambal salai lais. Memang orang Indonesia itu tak bisa hidup tanpa sambal yah! Sambal salai lais yang disajikan ada tiga macam. Semuanya terbuat dari cabai, terasi, dan ikan lais, namun ada yang menggunakan kecombrang, pete, dan mangga. Maknyus! Lais adalah nama ikan yang hidup di Sungai Kapuas, Kalimantan. Jadi kebayang dong kalau sungainya tercemar, ikannya mati, kita gak bisa menikmati sambal enak ini lagi.



Sebagai makanan penutup Sarikaya Perenggi juga mencuri perhatianku. Sarikaya Perenggi adalah labu kuning yang dikukus dan diisi dengan custard lembut. Rasanya enak sekali dan meleleh di mulut. Selain itu, hal yang paling menarik adalah menu dessert ini bisa dihabiskan, termasuk labu kukus yang menjadi wadahnya, sehingga tidak menimbulkan sampah alias zerowaste! 

Dekorasi ruangan dengan Tenun Sintang
Baby Borneo membawakan alat musik Sape
Tak hanya menikmati sajian lezat menu kolaborasi Kabupaten Sintang dan Kaum Jakarta, kami juga disuguhkan dekorasi ruangan dengan Tenun Sintang yang sangat etnik dan cantik. Selain itu, ada penampilan apik dari Baby Borneo yang memainkan alat musik Sape khas Kalimantan Barat. Aku sungguh menikmati acara ini, lengkap dari segi kuliner dan budaya Sintang. 

Acara ini sungguh membuka mataku bahwa masih banyak masyarakat pedalaman yang bertahan hidup dari hasil hutan, seperti; mencari makanan dan obat-obatan. Namun jika hutan kita rusak dan tak terjaga, bukan hanya mereka yang tak bisa bertahan, kitapun juga tak bisa menikmati kuliner khas nusantara dengan bahan dasar alami.


Sumber : Borneo Channel
Aku juga baru tahu bahwa Sintang memiliki Gunung Batu yang bernama Gunung Kelam. Katanya Gunung Kelam merupakan gunung batu terbesar di dunia melebihi gunung batu Ayers Rock yang berada di Australia. Gunung Kelam disebut juga Bukit Kelam karena biasanya orang Kalimantan menyebut gunung dengan bukit raya. Karakteristik gunung di Kalimantan sebagian besar diisi oleh hutan.


Disana terdapat beberapa spesies tanaman langka seperti kantung semar dan anggrek hitam. Selain itu, Gunung Kelam juga menjadi rumah bagi spesies hewan seperti sarang burung walet, beruang madu, dan trenggiling. Untuk mendaki Gunung Kelam, sudah terdapat tangga. Sekilas, Gunung Kelam mirip seperti Gunung Parang yang pernah aku datangi di Purwakarta. Hanya saja, Gunung Parang menggunakan tangga besi yang ditanam di dinding tebing (via feratta).

Source : https://www.youtube.com/watch?v=1U45mSQcwFk
Pada Bulan Juli mendatang, Kabupaten Sintang mengadakan Festival Bukit Kelam (Kelam Tourism Festival) tepatnya pada tanggal 8-14 Juli 2019. Acara tahunan Festival Bukit Kelam menampilkan atraksi budaya dan seni seperti pertunjukkan permainan alat musik tradisional dan Gawai Dayak. Gawai Dayak adalah kegiatan ucapan syukur atas panen padi yang melimpah. Kegiatan ini menampilkan upacara tradisional otentik suku Dayak. Kita juga bisa merasakan pengalaman olahraga panjat tebing Bukit Kelam, olahraga senapan angin, lomba lari 10 km, bersepeda santai, dan masih banyak kegiatan lainnya. Informasi lebih lanjut, kunjungi Humas Kabupaten Sintang.

Oya, menu spesial kolaborasi Kabupaten Lestari Sintang dan KAUM Restaurant Jakarta masih ada hingga pertengahan bulan Juni nanti. Selamat menikmati!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Bukber 1000 Anak Yatim dan Dhuafa Asia87 Peduli

Buka puasa bersama merupakan salah satu momen yang ditunggu-tunggu saat bulan Ramadan. Pada bulan yang suci ini, banyak dari kita memanfaatkannya untuk berkumpul bersama keluarga, atau kerabat. Tahun ini aku berkesempatan untuk ikutan Buka Bersama 1000 Anak Yatim dan Dhuafa yang diadakan oleh Asia87 Peduli.


Asia87 Foundation merupakan sebuah wadah sosial yang digerakkan oleh alumni Sekolah Al-Azhar angkatan 1987. Program Asia87 Peduli meliputi Indonesia Membaca Al-Quran, Indonesia Belajar, Mushola untuk Negeri, dan Kado Lebaran untuk Anak Yatim dan Dhuafa. Nah, Program Buka Bersama 1000 Anak Yatim dan Dhuafa ini sudah memasukki tahun yang ketujuh. Pada tahun ini acara diselanggarakan di The Tribata Dharmawangsa dan mengangkat tema "Belajar sambil Bermain". 

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan permainan theraplay. Theraplay adalah suatu terapi untuk mengasih kreativitas anak dengan cara bermain. Lagipula menurutku bermain itu juga penting lho untuk pertumbuhan sosial dan keseimbangan otak anak. Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh Opening Act Carnival Dance dan Carnival Percussion Performance. Pertunjukkannya keren banget, aku jadi berasa seperti nonton konser tingkat nasional.

Carnival Percussion Performance
Acara ini tak hanya sekadar hiburan tapi memberi energi positif bagi anak-anak untuk tetap semangat meraih mimpinya. Anak-anak ini antusias sekali, ada yang mau jadi dokter umum, dokter hewan, guru, dan lain-lain. Diriku langsung tertohok denger mimpi-mimpi mereka yang luar biasa itu. Kayaknya waktu seumur mereka, aku belum kepikiran mau jadi apa.

Adu Lagu Anak-anak
Selanjutnya, aku terpukau sekali ketika Komunitas Selamatkan Lagu Anak Indonesia muncul dari balik layar dan menyanyikan lagu-lagu hits generasiku (generasi 90-an). Lagu-lagu waktu zaman kecilku seperti Kembali ke Sekolah, Baju Baru, dan Gembira Berkumpul, dinyanyikan oleh mantan penyanyi cilik; kak Dhea Ananda dan Leoni dari Trio Kwek-Kwek, Ria & Susan, dan Natasha. Pada inget mereka gak guys?

Penyanyi cilik zamanku dulu
Aku merasa terharu dan nostalgia dengar lagu anak-anak dengan lirik yang ceria dan bermakna itu. Aku gak mau kalah sama adik-adik, jadi aku ikutan nyanyi saking senengnya. Rasanya sudah jarang banget aku dengar lagu anak-anak dinyanyikan oleh anak-anak. Malah anak-anak nyanyi lagu orang dewasa, yang menurutku seringkali liriknya gak cocok sama umur mereka. Semoga aja ke depannya semakin banyak lagu anak-anak yang mewarnai dunia musik tanah air.

Penampilan Anneth Indonesian Idol Junior 2019
Acara juga dimeriahkan oleh Anneth yang merupakan Pemenang Indonesia Idol Junior 2019. Walaupun beda generasi, aku salah satu pendukung Anneth waktu masih karantina ajang pencarian bakat itu karena suara emasnya yang memikat hati. Anneth menyanyikan beberapa lagu masa kini dan menceritakan pengalaman perjalanannya untuk meraih mimpi sebagai penyanyi profesional. Intinya kita gak boleh menyerah, harus terus mencoba, dan tetap semangat. Salut!

Pembagian Kado Lebaran
Acara Buka Bersama 1000 Anak Yatim dan Dhuafa diakhiri dengan pemberian santunan dan pembagian bingkisan kado lebaran berupa tas sekolah dan THR. Setelah maghrib, kami buka puasa bersama dan menikmati hidangan yang telah disediakan. Semoga di bulan suci Ramadhan, kita senantiasa diberi kebahagiaan dan berkah, serta tidak lupa untuk berbagi terhadap sesama. Sejatinya ketika kita memberi, kita tidak akan kekurangan. 

...


Thanks for reading!

Ngemil Sehat dengan Greek Yogurt Tinggi Protein


The Greatest Wealth is Health

Percaya gak kalau kekayaan paling berharga adalah kesehatan? Tubuh yang sehat tak dapat menghalangi kita untuk menjalankan berbagai aktivitas. Pada era milenial ini, banyak hal yang membuat daya tahan tubuh menjadi lemah. Godaan makanan fast food dan tidak sehat membuat metabolisme tubuh jadi terganggu. Gaya hidup sehatpun semakin marak dilakukan. Namun sebenarnya, gaya hidup sehat tidak sulit diterapkan kok. 



Aku tipe orang yang kadar makannya sedikit tapi sering dan suka ngemil. Semakin bertambahnya usia, aku cukup pemilih soal urusan makanan yang masuk ke tubuhku. Pola hidup dan pola makan yang kita konsumsi hari ini, mungkin gak terlalu kelihatan efek sampingnya sekarang, namun terasa jika sudah tua nanti lho!

Katanya Ngemil bikin Gendut?

Dulu aku suka beli camilan yang sebenernya juga aku gak tahu kandungan nutrisinya, yang penting gurih dan enak. Namun seiring berjalannya waktu, aku mulai menjalani pola hidup sehat dan seimbang dengan mengganti camilan tersebut dengan mengonsumsi greek yogurt. Camilan sehat itu bukan sekedar gorengan nan gurih, tapi harus mencakup protein dan serat yang cukup.
Tenang aja, camilan sehat itu gak bikin gendut kok.
Greek Yogurt di Indonesia pertama yang dikenalkan oleh Heavenly Blush membuatku ketagihan! Teksturnya berbeda dengan jenis yogurt lain yang pernah aku coba. Teksturnya lebih kental, padat, lembut, dan tidak begitu manis. Minum satu saja, sudah membuatku kenyang. Lumayan untuk mengganjal perut saat kelaparan.


Kalian pernah gak sering merasa lapar di jam nanggung? Kalau aku sih sering banget. Maklum, aku gak bisa nahan rasa lapar karena aku bisa langsung lemas dan malah aku pernah pingsan. Aku sering banget diprotes karena suka minum greek yogurt, katanya udah kurus gak usah diet minum greek yogurt. Padahal aku gak diet dan sebenarnya minum yogurt itu banyak banget manfaatnya, betul?

Pilih Snack Sehat dan Mengenyangkan

Seperti memilih pasangan hidup, aku cukup selektif dalam hal makanan termasuk snack atau camilan yang aku konsumsi. Sekarang aku suka memperhatikan kandungan gizi dan bahan-bahan yang tertera dalam kemasan makanan, seperti melihat kandungan karbohidrat, gula, dan protein. Banyak produk menawarkan snack sehat belum tentu tepat lho, oleh karena itu kita harus lebih teliti.

Perhatikan kandungan nutrisi dan informasi nilai gizi 
Untuk memilih camilan sehat, kita harus memperhatikan kandungan protein didalamnya. Kenapa protein? Manfaat protein dalam tubuh memiliki peran penting dalam sistem metabolisme. Protein membantu memperkuat jaringan tubuh dan menjadi antibodi supaya kita tidak mudah sakit. Selain itu protein berperan penting menjadi sumber energi. Itu sebabnya kita membutuhkan snack yang kaya protein sebagai sumber energi saat kelaparan.

Ngemil greek yogurt di sela-sela waktu kerja
Nah, Heavenly Blush Greek Yogurt yang aku konsumsi, mengandung protein dua kali lebih banyak dibanding yogurt biasa. Greek Yogurt berasal dari Yunani dengan proses pembuatan tiga kali penyaringan yang membuatnya lebih kental. Selain itu, Heavenly Blush Greek Yogurt dibuat tanpa pemanis dan perasa buatan, tanpa bahan pengawet, tinggi kalsium, dan pastinya rendah karbohidrat dan gula. Makanya rasa asam dari fermentasinya enak menurutku, gak terlalu manis sehingga rasanya pas! 



Greek yogurt tinggi protein mengalami proses lebih panjang untuk dicerna dalam tubuh, oleh karena itu cocok dikonsumsi pengganjal lapar. Studi di jurnal Cell mengungkapkan bahwa protein dapat menghalangi saraf Mu-Opiod-Receptor (MOR) yang mengirim sinyal lapar dan kenyang ke otak. Ternyata hal itu yang membuatku lebih kenyang lebih lama.
Greek yogurt tinggi protein, kenyangnya bernutrisi.
Selain kaya protein, manfaat greek yogurt sudah cukup populer dan teruji akan khasiatnya. Terbukti orang-orang Yunani memiliki tubuh yang sehat walaupun sudah lanjut usia karena mereka mengonsumsi yogurt sebagai lifestyle. Greek Yogurt mengandung bakteri baik Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, juga sudah menjadi rahasia publik menu diet ala Mediterania lho! So, pilih camilan sehat, bernutrisi, dan mengenyangkan ya!


Yuk ngemil!

Aku mengonsumsi Heavenly Blush Greek Yogurt kapanpun aku mau. Saat aku sarapan, saat snack sore, ataupun pada malam hari. Aku gak bisa nahan rasa lapar karena aku bisa langsung lemas. Snack justru baik dikonsumsi supaya lambung gak kosong. Bagiku kalau aku kurang asupan, aku bakal gak fokus bekerja. Makanya aku selalu stok Heavenly Blush Greek Yogurt di kulkas.


My favourite snack
All variant of Healthy Heavenly Blush Greek Yogurt Cup
Heavenly Blush Greek Yogurt tersedia dalam dua jenis, yaitu; Heavenly Blush Greek Yogurt Cup dan Heavenly Blush Greek Classic. Menurutku kemasan Heavenly Blush Greek Yogurt Cup unik dan praktis banget. Terdapat pemisah antara yogurt, toping, dan sendok lipat. Jadi sangat terjamin keamanan dan kenikmatannya. Heavenly Blush Greek Yogurt Cup dilengkapi dengan toping-toping yang tersedia dalam 6 jenis, yaitu potongan buah segar peach, apel, stroberi, dan pir. Selain itu ada juga toping madu dan granola. Favoritku toping granola, apalagi topingnya banyak banget! Kalo kamu suka yang mana?

Cara makannya tinggal flip bagian toping ke yogurt ya. Look at the texture! So thick and creamy.
Cemilan sehatku dalam perjalanan
Jika sedang buru-buru pergi atau traveling, aku suka membawa Heavenly Blush Greek Classic karena jenisnya ready to drink sehingga lebih praktis. Kemasannya yang berbentuk prisma merupakan yang pertama di Asia Tenggara lho! Greek Yogurt di Indonesia mudah ditemukan dan tersedia di supermarket dan minimarket. Jadi, sudah konsumsi Heavenly Blush Greek Yogurt?

Stay healthy and happy!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Join Over 75k + Subscribers