Sea World Ancol Hadirkan Live Feeding Show Shark Pertama di Dunia

Salah satu bucketlist-ku yang belum tercapai yaitu Diving. Jujur aja aku takut kedalaman, tapi sebenarnya penasaran banget dunia bawah laut itu seperti apa. Jadi karena belum kesampean diving, aku pergi dulu aja lah ke Sea World Ancol biar bisa rasain vibes-nya. Tapi ada yang berbeda kali ini, Sea World Ancol menghadirkan atraksi baru yang seru nan menegangkan, yaitu "Face to Face Feeding Show Shark". Wow!

Welcome to Sea World Indonesia!

Pertama di Indonesia dan Dunia!

"Face to Face Feeding Show Shark" yang dihadirkan Sea World merupakan pertama di Indonesia dan dunia lho! Dulu sekali, aku pernah melihat atraksi feeding shark namun sang penyelam berada dalam kerangkeng besi. Tapi berbeda dari biasanya, pada atraksi ini penyelam akan memberi makan ikan hiu secara langsung tanpa kerangkeng besi. Sebelum menyaksikan atraksi ini saja jantungku sudah berdebar-debar seperti ingin bertemu dengan si doi.

Kata Sambutan oleh Bapak Rika Sudranto, Vice President Sea World dan Ocean Dream Samudera Ancol.
Katanya, dulu pernah ada hiu yang menyerang penyelam Sea World. Kejadian tersebut mengakibatkan 32 jahitan di tangan kanan penyelam itu. Ternyata cara makan hiu dengan cara menghisap dan kekuatannya 10x daya hisap vacuum cleaner. Pada atraksi Live Feeding Shark, penyelam membawa tabung berisi 5-7 kg ikan segar untuk memberi makan hiu-hiu itu. Ikan hiu sangat sensitif dengan bau amis ikan segar. Hal tersebut yang membuatku semakin tegang, ketika hiu dengan cepat menyantap makanannya. 

Live Feeding Shark.
Dalam Shark Aquarium Sea World Ancol sebesar 900 meter kubik, terdapat 25 jenis Hiu dan 2 Pari Barongsai. Tiga jenis hiu berbahaya ada di dalamnya, yaitu; Hiu Kepala Martil (Hammerhead Shark) dengan urutan 6 terganas di dunia, Hiu Sirip Hitam (Blacktip Reef Shark) dengan urutan 26 terganas di dunia, dan Hiu Buto (Giant Nurse Shark) dengan urutan 32 terganas di dunia. Sedangkan Pari Barongsai merupakan hasil evolusi kurang sempurna dari ikan hiu yang berubah menjadi ikan pari. Namun, mereka hidup bahagia bersama dalam satu atap akuarium. 

Are They The Danger or Are We?

Kalian tahu kan ikan hiu dikenal sebagai biota laut yang berbahaya? Fakta tercatat bahwa ada sekitar 500 jenis hiu di dunia, 32 jenis diantaranya tergolong berbahaya, dan 4 jenis dilaporkan pernah menyerang manusia. Dalam Feeding Show Shark, Sea World Ancol memiliki tagline "Are They Danger or Are We?" 

Hiu-hiu di Sea World.
Awalnya aku sempat bingung dengan tagline ini karena akupun menganggap hiu lebih berbahaya. Tapi kenyataannya, sekitar 100 juta ekor hiu mati per tahun akibat ulah manusia yang ingin memanfaatkan hiu, terutama siripnya. Sedangkan penyerangan hiu terhadap manusia tak sebanyak itu. Faktanya memang masih banyak orang mengonsumsi sirip ikan hiu yang katanya kaya manfaat. Padahal hal tersebut berpengaruh terhadap rantai makanan dan ekosistem laut.

Live Feeding Show Shark. 



Feeding Shark Show bukan semata-mata ingin memamerkan kehebatan semata, tapi di sini kita bersama-sama belajar mengetahui habitat ikan hiu dan alasan mengapa hiu bisa menyerang manusia. Bapak Rika Sudranto selaku Vice President Sea World dan Ocean Dream Samudera Ancol memaparkan bahwa tidak semua ikan hiu ganas. Ikan hiu bisa bersahabat dengan manusia asal tidak terprovokasi.

Live Feeding Shark Menggunakan Shark Suit 

Ada dua penyelam profesional yang berada dalam Shark Aquarium. Satu penyelam memberi makan ikan-ikan hiu tersebut dan satu penyelam yang tidak nampak pada foto karena beliau bertugas sebagai penyelam rescue. Penyelam rescue bertugas untuk menjaga dan menanggulangi kejadian yang tidak diinginkan jika terjadi serangan dari ikan hiu.

Selalu ada dua penyelam dalam pertunjukkan ini.

Atraksi seru dan menegangkan ini dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur demi keamanan dan keselamatan penyelam. Dua penyelam tadi menggunakan kostum khusus bernama Shark Suit yang didatangkan langsung dari Florida, Amerika. Shark Suit dibuat secara handmade, berbahan stainless, dan berbobot 15 kg. Belum lagi ditambah helm dan tabung oksigen, pasti semakin berat ya seperti beban hidup.

Bersama dua teman instagramku; Yani dan Grace.
Tak terasa selama 10 menit aku menyaksikan "Face to Face Feeding Show Shark". Setelah pertunjukkan berakhir, kami sempat berfoto dengan salah seorang penyelam bernama Pak Feri. Pak Feri berbagi pengalamannya selama menyelam dan memberi makan ikan hiu. Beliau pernah tergigit, namun karena menggunakan kostum shark suit, rasanya seperti terjepit pintu. Semoga Pak Feri dan penyelam live feeding shark lainnya selalu diberi kesehatan dan keselamatan selama mengemban tugas ya!







PERTAMA DI INDONESIA DAN DUNIA Face to Face Feeding Shark di @seaworld.ancol yang bikin aku deg-degan selama show. Pasalnya penyelam memberi makan hiu secara langsung tanpa jeruji kerangkeng dan terdapat 3 jenis hiu berbahaya di dalam Shark Aquarium tersebut! 😱 Ada 2 diver yang disiapkan dalam Feeding Shark Show. Diver Rescue yang tak terlihat pada foto bertugas untuk menanggulangi bahaya ikan hiu yang tiba-tiba menyerang. Para diver menggunakan Shark Suit dengan berat 15kg. Semoga bapak diver selalu diberi keamanan dan keselamatan ya! Btw foto pertama bareng Shark terbuat dari sampah plastik sebanyak 4000 buah atau sekitar 100 kg. Sampah plastik ini butuh 450 tahun untuk dapar terurai di lautan. Tapi kreatif juga sih botol bekas dibikin beginian. Cuma jangan buang sampah ke laut aja, mantan boleh 😜 Cerita selengkapnya soon on the blog yah! @ancoltamanimpian #AncolTamanImpian #kembalikeancol #AncolFeedingShark #LiveFeedingShark #SeaWorldAncol #LiburanSeru #StopSampahPlastik #2019GantiKemasanPlastik
A post shared by ᴛʀᴀᴠᴇʟ ʙʟᴏɢɢᴇʀ | ɪʀᴇɴᴇ ᴋᴏᴍᴀʟᴀ (@pinktravelogue) on
Live Feeding Show Shark akan diadakan setiap hari pada pukul 14.30 hanya di Sea World Ancol. Namun masih banyak atraksi biota lautnya yang bisa kamu lihat di Sea World, seperti; Touch Poul Turtle and Shark, Piranha Aquarium, Jellyfish Sphere, dan masih banyak lagi! Oya, kamu bisa beli tiket Sea World Indonesia di sini ya. 


Sea World Indonesia
Address Jalan Lodan Timur No.7, RW.10, Ancol,
Kec. Pademangan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430
Telephone (021) 29222222
Price (Pembelian di Website www.ancol.com per-Oktober 2019)
Annual Pass Sea World Rp220.000
Annual Pass Sea World dan Ocean Dream Rp295.000
Time Pukul 09.00-18.00
https://www.ancol.com/id/destination/sea-world-ancol



...

Keep in Touch
Thanks for reading!

38 Tahun Wacoal Indonesia Berkarya

Kenyamanan adalah hal terpenting dalam memillih pakaian dalam. Pemakaian Bustehouder (BH) yang nyaman dan berkualitas, dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang lho! Buatku pribadi, pakaian dalam sangat mempengaruhi aktivitasku sehari-hari. Oleh karena itu, aku menggunakan Wacoal yang sudah terjamin kualitasnya. Tak terasa sudah 38 tahun, Wacoal menjadi sahabat setia bagi para konsumennya baik wanita maupun pria dari berbagai generasi. 


Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-38, Wacoal menggelar acara perayaan di CGV Fx Sudirman dengan menampilkan Fashion Show, Wacoal Movie, pameran Museum Wacoal, dan Booth Games Bra-bra Claw. Acara Wacoal 38th Anniversary dimeriahkan oleh artis Laura Basuki, Ririne Ekawati, dan Sasyachi.


Salah satu yang menarik perhatianku ini booth games Bra-Bra Claw. Kami diberi satu koin token untuk bermain mendapatkan bra yang terdapat dalam kotak itu. Jika kita ingin mencobanya lagi, kita bisa membeli token seharga Rp10.000/koin yang nantinya akan didonasi untuk Breast Cancer Awarness. 
Something Big Starts From Small Things.

Everlasting Support from Generation to Generation

Dari zaman mamaku masih muda, brand pakaian dalam asal Jepang ini juga sudah menjadi primadona. Pada tahun 1957, Wako Shoji berganti nama menjadi Wacoal dan pada tahun 1981 resmi memulai perjalanannya dengan kerjasama joint venture di Indonesia. Dalam perjalanannya selama 38 tahun, Wacoal  telah mengeluarkan beberapa produk unggulan, antara lain; Pittari Fit (2009), Premium Lace Bra (1999), Full Print Bra (2001), Aura Bra (2003 Aura Bra), Lacy Strapless (2004), dan Diamond Intimacy (2007).


Museum Wacoal
Secara global, Wacoal sudah ada di lebih dari 15 negara, antara lain; Indonesia, Taiwan, Thailand, Korea, Hongkong, China, Singapore, Philippines, Vietnam, Malaysia, India, USA, Canada, UK, France, Australia, dan Japan. Dalam rentang waktu tersebut, Wacoal Indonesia juga telah memiliki lebih dari 300 store di Wacoal Butik, Departmen Store, dan E-Commerce. Selain itu, Wacoal juga meluncurkan brand Luludi untuk pakaian dalam yang lebih simple dan minimalis, Babe untuk pra-remaja, Sexy Look Lingerie, dan MR. W untuk pria untuk melengkapi kebutuhan masyarakat. 


Wacoal 38th Anniversary Celebration
Why I Love Wacoal?

Good Fitting

Wacoal menyadari bahwa pakaian dalam yang baik adalah pakaian dalam yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dengan bentuk tubuh. Saat ini di Jepang, Wacoal telah mengumpulkan sekitar 40 ribu sampel bentuk tubuh perempuan dan akan bertambah setiap tahunnya. Setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda namun penting untuk memakai pakaian dalam yang sesuai.



Trusted Materials

Tidak perlu diragukan lagi, bahwa Wacoal memiliki kualitas yang sangat baik. Untuk membuat satu buah bra dan panty Wacoal, dibutuhkan proses panjang dan melewati banyak quality control seperti uji kekuatan jahitan, kain, dan anti luntur. Kalau membuat baju hanya membutuhkan selembar kain, komponen bra membutuhkan hingga 40 potongan material berbeda. Komponen yang sangat banyak dan detail yang menandakan Wacoal tetap mengedepankan kualitasnya sesuai standard Wacoal.

Detail parts Bra and Panty Wacoal
Perfect Functions
Walaupun tak terlihat dari luar, pakaian dalam sangat menunjang penampilan seseorang dalam kesehariannya. Wacoal tetap fokus meningkatkan kualitas serta fitting yang baik bagi seluruh perempuan di dunia. Salah satunya dengan memiliki In Store Wacoal Assistant yang dapat membantu kita untuk berdiskusi untuk menemukan pakaian dalam yang dengan ukuran dan kebutuhan yang tepat.



Wacoal Innovation

Perjalanan panjang yang membuahkan hasil berhasil dibuktikan oleh Wacoal. Dari tahun ke tahun, selalu ada inovasi teknologi baru yang diluncurkan oleh Wacoal, diantaranya;

Inovasi Peanut Pad untuk Koleksi Gococi

Inovasi ini merupakan peningkatan bra non wire yang tetap membuat siluet payudara ideal. Gococi juga menjadi favoritku karena bahannya yang lembut dan tanpa kawat membuatku nyaman seharian. Pasalnya aku memang kurang suka memakai bra berkawat karena terasa mengganjal.



Inovasi Hidden Wire untuk Koleksi Magic
Wire dari material plastik tipis ditanam dalam foam sehingga tidak terlihat dari luar, tetapi memiliki fungsi lift up dan menambah volume payudara. Bra ini juga membuat kita semakin nyaman karena bentuknya menawan.

Inovasi Eco Latex Sheet untuk Koleksi Travel Bra

Solusi kebutuhan wanita saat traveling. Bra dapat digulung tanpa mengubah bentuk dan fungsi, sehingga lebih praktis dan efisien. Salah satu bra favoritku juga karena travel bra Wacoal dapat menjadi salah satu solusi travel light dan rasanya belum ada merek lain yang mengeluarkan inovasi ini. 


Inovasi Bonding Technique

Wacoal tetap mengikuti perkembangan zaman dari generasi ke generasi. Itu sebabnya Wacoal dipercaya menjadi kebutuhan mendasar konsumennya. Inovasi Bonding Technique merupakan respon dari perubahan lifestyle yang semakin memprioritaskan kenyamanan, desain yang simpel, dan modern.

Bukan perjalanan yang mudah sepanjang 38 tahun berkarya. Tahun ke-38 pembuktian Wacoal menjadikan wanita sebagai sumber inspirasi dari makna kecantikan, gaya hidup, dan nilai sebuah seni. Happy Anniversary Wacoal yang ke-38. Terima kasih sudah membuatku lebih nyaman dan percaya diri. Semoga selalu menginspirasi dan berinovasi. 


Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Website Wacoal https://wacoal.co.id/ dan Instagram Wacoal https://www.instagram.com/wacoal_id/




#WacoalTurns38th


...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Menikmati Liburan Naik Genting Dream Cruise | Nivea Beauty Cruise Part-2

Keseruan kami masih berlanjut di hari keempat. Hari itu benar-benar hari terakhir kami di Dream Cruises, sehingga akupun tak mau menyia-nyiakan waktu disana. Aku dan roommate sudah mengatur waktu dan kegiatan agar kami bisa menikmati sisa waktu kami di sini.




Aku rindu pagiku seperti ini, menikmati matahari terbit dan suara laut yang menderu. Menikmati pemandangan indah dari balcon stateroom Palace Suite adalah pengalaman yang luar biasa. Walaupun saat melihat ke laut, terkadang aku masih melihat sampah-sampah yang mengambang. 

The Palace Restaurant.
Seperti biasa, kami mengawali pagi hari dengan sarapan enak di The Palace Restaurant. Makanan yang tersedia begitu lezat dan beragam. Bahkan kamu gak akan kelaparan karena ada restoran 24 jam disana. Namun jangan lupa membaca nama makanan yang tertera karena makanan halal dan non-halal bisa saja diletakkan bersebelahan.

The sweets!
Tenggorokanku gak enak selama cruising, jadilah aku menyantap makanan kuah bakso ini. Tapi enak banget!
Setelah sarapan, kami harus menyelesaikan tantangan ketiga, yakni tantangan estafet sambil menggambar alis dan memakai lipstik di area mini outbound. Tantangan yang agak sulit menurutku, karena akupun jarang sekali menggunakan lipstik merah menor seperti ini. But it's totally fun and #CantikAllOut Girls are really All Out for this games!


Kemudian kami diberi waktu bebas hingga sore hari, sebelum kapal Dream Cruises kembali berlabuh di Singapore. Sebenarnya kami mendapat fasilitas Baggage Drop sehingga kami tak perlu membawa koper saat keluar dari cruise nanti. Tapi bagasi tersebut harus diletakkan di depan stateroom maksimal pukul 11.00. Sedangkan kami baru selesai melakukan tantangan terakhir tadi sekitar pukul 10.00. Waktu yang agak mempet menurutku karena kami masih ingin berkeliling cruise; mengunjungi beberapa spot, dan menikmati jacuzzi.

Baggage Drop. Nanti kopernya dijejer begini. *Kayak jualan koper, banyak banget!*
Menurutku, jika kamu sudah selesai berkemas, ada baiknya menggunakan fasilitas Baggage Drop tadi. Jika tidak, kamu harus menggerek koper sepertiku sampai pelabuhan. Walaupun tersedia lift dalam cruise, tapi jarak menuju pelabuhan agak lumayan jauh, apalagi kita harus membawa koper.

Dream Cruise Icon.
Aku dan roommate mengunjungi toko souvenir di Deck 6. Seperti biasa, aku membeli magnet kulkas dan gantungan kunci seharga kurang lebih Rp130.000. Mungkin harga yang relatif agak mahal, tapi menurutku sebanding dengan pengalaman yang aku dapat di Dream Cruises. Lalu, kami melihat sebuah lukisan besar yang ternyata icon dari Dream Cruises.

Terdapat seorang astronot dan putri duyung pada lukisan tersebut. Ternyata makna astronot dan putri duyung sangat unik dan mendalam. Artinya adalah mereka ada di dua dunia yang berbeda tapi bisa bersatu karena Semesta itu penuh dengan segala kemungkinan dan Semesta akan bekerja untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita. Wow!

Private Pool.
Main Pool.
Nah gambar diatas ini perbedaan antara kolam renang private khusus Stateroom Palace dan kolam renang untuk umum. Terlihat jelas perbedaannya bukan? Kami menghabiskan waktu di Deck 18 untuk jacuzzi. Tidak hanya menikmati fasilitas private jacuzzi, kami juga disuguhkan welcome drink dengan berbagai macam pilihan, dari kopi, teh, jus, hingga wine.


Kami tiba di Singapore sekitar pukul enam petang. Sebagai tamu Palace, kami mendapatkan privillage untuk turun dari kapal di kloter pertama. Kami melanjutkan perjalanan Bugis Street dan bermalam di BOSS Hotel. Keesokan harinya kami berkunjung ke Gardens by the Bay, Marina Bay Sands, dan Museum of Art Science.



Sebenarnya aku sudah pernah ke Gardens By The Bay. Tapi aku gak bakal bosan kesini karena tiap musim bunga dan dekorasinya berbeda-beda setiap tahunnya, dan yang pasti bikin betah. Gardens By The Bay bukan sekedar kebun biasa. Bahkan banyak wisatawan asing maupun lokal mengunjungi tempat ini karena tanaman yang didatangkan berasal dari berbagai penjuru dunia.



Sebelum kembali ke Jakarta, kami masih memiliki waktu sebelum jam penerbangan. Akhirnya kami mengunjungi Jewel Changi Airport dan melihat langsung Rain Fortex yang indah itu. Namun tak berakhir disini, sebelum kembali ke tanah air, kami harus menyelesaikan misi terakhir, yaitu belanja untuk orang-orang yang sangat berarti dan selalu memberi kami dukungan. 

Salah satu hadiah yang aku beli buat mama, karena ini tahun pertama ulang tahun mama tapi aku gak di Jakarta.
Last but not least, thank you NIVEA for this unforgettable moments. Aku senang bisa pergi naik cruise ke tiga negara sekaligus. Rasanya langsung pengen nabung buat naik cruise lagi, karena masih ada beberapa tempat dan aktivitas seru yang belum sempat aku rasakan karena keterbatasan waktu. 



Kalau mau lihat keseruanku lainnya, mampir ke Highlight IG Story-ku yah! Yuk mari kita menabung supaya bisa naik cruise! 

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Join Over 75k + Subscribers