Writing Beauty Review in Genius Way #Beauty911 by Sociolla

Siapa yang disini suka baca review beauty product sebelum membelinya? Saya termasuk salah satunya! Sangat penting bagi saya untuk melakukan riset sebelum membeli produk kecantikan, apalagi punya kulit sensitif begini.

Belum lama saya mampir ke portal media Beauty Journal by Sociolla. Bagi penggiat produk kecantikan pasti tahu Sociolla kan? Beauty Journal sendiri melengkapi kebutuhan wanita dengan artikel dan video di media sosial. Ternyata tahun ini, Beauty Journal mempunyai signature event yang dinamakan Beauty 911. Beauty 911 adalah talkshow dan workshop dengan tema yang berbeda-beda tiap bulannya.

Warmest greeting form the crew. (Photo by Sociolla Team)

Just got multifunction tote bag, notebook, and voucher.

Ini pertama kalinya saya hadir di Event Beauty 911. Acaranya seru seru sekali! Saya bertemu banyak beauty blogger yang cantik-cantik. Tema Beauty 911 kali ini adalah “Writing a ‘Lil’ Beauty Review in Genius Way. Acara diselenggarakan di Kantor Jenius, Gedung BTPN. Kantor Jenius ini ternyata bagus dan asik banget! Atmosfernya bikin betah lama-lama disini.

(Photo by Sociolla Team)
Super cozy office. (Photo by Sociolla Team)
Jujur, saya bukan make-up lover. Tapi pastinya saya juga tetap ingin tampil cantik saat traveling dan beauty product tidak dapat dipisahkan dari hal itu. Saya selalu membawa beberapa beauty product saat bepergian, namun tidak jarang saya membeli produk yang sebenarnya tidak begitu diperlukan.

Di sesi pertama, workshop dibawakan oleh Kak Mira Monika selaku Editor in Chief Beauty Journal bersama dengan Melia Praditya selaku Visual Planner Jenius. Kami diberikan beberapa tips untuk mengelola keuangan untuk membeli beauty product.

Kak Melia Praditya (kiri) & Kak Mira Monika (kanan)



Kita harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan sehingga kita memiliki prioritas dalam membeli produk kecantikan agar kita tidak boros. Kita juga tidak disarankan mengambil cicilan untuk produk kecantikan. Belilah produk yang sesuai dengan budget. Nah ini yang paling penting, besar alokasi dana untuk membeli make-up dan skin care seharusnya adalah sebesar 10% dari gaji. Nah kalau kamu, kira-kira menyisihkan berapa persen buat belanja kebutuhan ini?
Di sesi kedua, workshop dibawakan oleh Grisselda Nihardja selaku Lead Editor Beauty Journal. Kak Griss menjelaskan betapa review sangat berperan penting dalam penjualan sebuah produk. Buktinya banyak orang-orang beli produk setelah di review (termasuk saya). Jadi, sebaiknya kita melihat review terlebih dahulu, sehingga kita dapat membeli produk yang tepat untuk kulit kita.

Di sesi ini, kami diminta untuk menuliskan dua paragraf mengenai product review selama 15 menit. Setelah itu, beberapa teman-teman diminta untuk membacakan hasil tulisan singkatnya untuk dibedah.

Kak Grisselda Nihardja
Kak Mira Monika
Tips dari Kak Griss
Hari semakin sore dan gak berasa rangkaian acara telah selesai. Kami mendapatkan banyak pelajaran dan teman-teman baru serta ilmu untuk menulis review produk dengan baik dan berkualitas. By the way, kamu bisa pakai voucher aku untuk belanja di Sociolla lho! Happy shopping! 

With all participants blogger. (Photo by Sociolla Team)


Don't forget to put my code voucher at checkout



See you on the next event! Be good, feel better, and do the best!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Decathlon: Sports Megastore untuk Semua

Akhir pekan lalu, saya dan Will pergi ke Decathlon Indonesia. Decathlon adalah salah satu pusat perlengkapan outdoor terbesar di Indonesia. Decathlon merupakan perusahaan besar asal Perancis yang menyediakan perlengkapan outdoor dari berbagai jenis olahraga dengan harga yang sangat terjangkau. Area Decathlon ini dekat sekali dengan IKEA, persisnya cuma sebelah-sebelahan saja. Tinggal jalan kaki juga bisa (kalau mau). Tahun ini Decathlon membuka gerai pertamanya di Alam Sutera. Fyi, disini gak ada restoran-restoran seperti di IKEA, yang kami lihat cuma ada foodtruck Hokben di lapangan parkir.


Bagi pecinta alam dan olahraga pasti sangat senang mengunjungi tempat ini. Tempatnya sangat luas seperti gudang besar yang berisi perlengkapan outdoor yang banyak dan lengkap menurut saya. Mulai dari sepatu, baju, perlengkapan hiking, perlengkapan snorkeling, dan berbagai perlengkapan olahraga seperti raket, bola, kacamata, sarung tangan, bahkan miniatur net untuk main bulutangkis.

Suka banget sama tas ini!


Baju olahraga dibandrol dari harga Rp. 40.000, sepatu olahraga dari harga Rp. 200.000, dan semua barang disini memiliki garansi antara 1-10 tahun. Wow! Awalnya sih kesini cuma mau beli peralatan snorkeling, yang sudah pernah kami lihat sebelumnya di website. Tapi saking banyaknya barang yang bagus (dan pink lagi) jadi beli yang lain juga. Total yang saya keluarkan tidak kurang dari Rp. 300.000 untuk membeli kaos dryfit, tas 10 liter, dan peralatan snorkeling. Lumayan banget kan?


(Kaos dryfit Rp. 56.000, Tas 10 liter Rp. 40.000, Set Peralatan Snorkeling Rp. 200.000)
Wajib punya ini ya!
Carrier Cowok VS Carrier Cewek (bisa couple-an nih)


Tidak hanya menjual perlengkapan outdoor, Decathlon juga menyediakan lapangan olahraga yang bisa kita gunakan secara cuma-cuma. Menurut saya, tempat ini oke banget untuk jadi salah satu alternatif liburan kamu! Kalo udah kesini, rasanya jadi makin semangat buat olahraga.

Will come back for sure!
...

Keep in Touch
Thanks for reading!

City Tour Jakarta

Welcome to My Hometown!

Jakarta adalah ibu kota negara yang ramai dan sibuk siang-malam. Selain menjadi pusat pemerintahan, kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara ini juga memiliki berbagai tempat wisata. Ditengah padatnya kota Jakarta, saya dan Will mencoba untuk jalan-jalan keliling Jakarta menggunakan public transportation.

Mungkin buat yang bosen mau nge-date kemana, weekend getaway mau kemana, kamu bisa coba jalan-jalan keliling Jakarta menggunakan public transportation. Anggap saja perjalanan ini sebagai olahraga untuk membuang kalori. Jangan lupa top up kartu elekronik untuk naik bus Transjakarta ya!

Melawan angin kencang diatas puncak Monas.

Kalau Paris punya menara Eiffeel dan Korea punya N-Seoul Tower, Jakarta punya Monumen Nasional! Tugu monas merupakan salah satu landmark teritinggi di kota Jakarta. Disini kita bisa melihat bangunan-bangunan pencakar langit dan kota Jakarta dari berbagai sudut. Para pelancong pasti gak melewatkan momen untuk pergi kesini. Bahkan waktu saya berkunjungpun, saya melihat banyak orang asing antusias melihat Monas!



Kota Jakarta dari atas Monas

Sebenarnya dulu banget sudah pernah ke Monas, sepertinya waktu zaman masih SMA. Tapi lain dulu, lain sekarang, lift Monas terasa lebih besar dan bersih (perasaan apa emang benar ya?) Dulu bayarnya pakai uang cash, tapi sekarang kita harus menggunakan kartu Bank DKI. Fyi, harga tiket masuk sampai ke cawan Monas Rp. 5000, kalau sampai ke Puncak Monas Rp. 15.000. Saya dan Will pastinya membeli tiket untuk sampai Puncak Monas donk!


Dari monas, kami menunggu bus tingkat untuk menuju ke Jakarta Creative Hub. Bus tingkat ini gratis dan kamu bisa naik ini buat keliling Jakarta untuk mengunjungi wisata sejarah, kuliner, dan belanja. Tapi hati-hati jangan sampai salah naik bus tingkatnya ya! Naik bus tingkat yang ada tulisannya “City Tour Jakarta”.


Rute Bus City Tour Jakarta

Perhatikan rutenya, karena bus tingkat datang dan pergi dari berbagai penjuru ibukota. Saya dan Will langsung masuk, naik, dan duduk paling depan. Kami sangat menikmati pemandangan sepanjang jalan dari atas Double Decker Jakarta.

Welcome to Jakarta Creative Hub
Cafe at Jakarta Creative Hub
Pameran Batik "Sejauh Mata Memandang"
Pameran kain batik karya Citra Subyakto, yang dua diantaranya adalah karya ibu-ibu dari Rusun Marunda.

Kemudian kami turun di Halte Plaza Indonesia, lalu  berjalan beberapa meter menuju Jakarta Creative Hub. Lokasinya terletak di lantai 1 Gedung Graha Niaga Thamrin. Jakarta Creative Hub bisa digunakan untuk tempat workshop, seminar, dan pameran. Disini juga ada open library dan café (walaupun cafenya belum buka waktu kami berkunjung kesana). Banyak mesin-mesin dan peralatan produksi yang belum pernah saya jumpai. Dan yang paling saya ingat, di bagian belakang terdapat  co-office area sebanyak 12 ruangan untuk perusahaan start-up. Jika datang tepat waktu pk 11.00 dan 13.00 (kalau tidak berubah), ada walking tour dari pihak Jakarta Creative Hub.




Tempat ini memang biasanya menjadi langganan photoshoot dengan tema-tema vintage. Dari foto model, sweet seventeen, yearbook sampai pre-wed semua bisa foto disini. Zaman saya dulu foto yearbook SMA, tempat ini pasti selalu menjadi salah satu alternatif tempat untuk photoshoot.

Sudah agak lewat jam makan siang dan kami sudah (lumayan) lapar, jadi kami memutuskan untuk makan siang di Historia Food and Bar. Tempatnya vintage dan cozy banget. Makanannya juga enak dan Indonesia banget! Kami mencoba salah satu kuliner betawi yaitu Sayur Babanci. Sayur Babanci kini sudah langka karena sulitnya menemukan bahan dan rempah-rempahnya.

Interiornya klasik banget!

Muralnya keren
Di wilayah Kota Tua ini banyak banget museumnya. Ada Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Museum Bank Mandiri, Museum Seni Rupa & Keramik. Belum sempat menjelajah ke semua museum-museum ini karena waktu yang terbatas dan sore-sore biasanya museum sudah ditutup. Should we go back next time?

The Jakarta History Museum
Karena museum-museum sudah tutup, kami menikmati jalan sore di sekitar Kota Tua. Lalu kami pergi ke Semasa Café. Dari berbagai coffee shop yang menjamur di ibu kota, Semasa Café ini menyajikan berbagai macam teh. Fyi, kalau kesini susah cari parkirnya karena lokasinya di pinggir jalan. Jadi lebih baik naik transportasi umum atau cari parkir yang agak jauh dan aman.

Sore-sore minum teh
Shot by William 
Hari sudah semakin larut malam, kami memutuskan untuk pulang. Sebenarnya masih ada beberapa tempat di Jakarta yang belum pernah kami kunjungi. Jakarta itu luas sekali, jadi sepertinya 1-2 hari masih belum cukup untuk menjelajah Jakarta. Saya masih penasaran banget mau explore Jakarta lagi. Mungkin ke Monas waktu malam hari dan melihat gemerlapnya kota Jakarta, bagus juga kali ya?

Enjoy Jakarta!



...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Geowisata Goa Pawon

Bandung bukan hanya terkenal dengan wisata kuliner atau belanja. Untuk sebagian orang, mungkin mengunjungi beberapa tempat sejarah kurang menyenangkan, tapi saya tertarik pergi kesana. Kamu pernah tahu ada goa alami di Bandung? Namanya Goa Pawon.

Perjalanan kali ini, saya pergi bersama trip planner Rani Journey. Kalau kamu lihat di websitenya, Rani Journey ini menyediakan beberapa pilihan weekend getaway beserta jadwal dan harganya. Jadi tinggal pilih saja mau pergi kemana. Dengan harga Rp. 185.000, kita sudah bisa pergi ke Goa Pawon dan Stone Garden. Sudah termasuk biaya transportasi, guide, makan siang, dan tiket wisata. Menarik bukan?

Perjalanan selama 5 jam dari Jakarta menuju Bandung Barat tidak terlalu berasa karena saya tidur. Cuaca mendung tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap menikmati geowisata alam. Sesampainya disana, kami menyantap makan siang dan langsung menuju Goa Pawon. Tidak terlihat ramai waktu kami berkunjung kesana. Katanya, kalau weekdays sepi sekali, tapi waktu weekend baru ramai, itupun lebih banyak wisatawan yang berasal dari luar kota. Kami menaiki anak tangga kayu menuju kedalam Goa Pawon dan pemandu wisata menjelaskan sejarah tempat ini.


Goa Pawon adalah situs goa pra-sejarah pertama yang ditemukan di Jawa Barat. Goa ini menjadi tempat tinggal manusia purba. Pawon dalam bahasa Sunda artinya dapur. Didalam Goa Pawon banyak ditemukan peralatan dapur peninggalan manusia zaman baheula. Disini juga ada replika tulang manusia purb yang diyakini adalah nenek moyangnya orang sunda. Kebayang gak orang zaman dulu ini tinggal di goa tanpa sinyal dan hidup tanpa wifi? lol.

Replika kerangka nenek moyang.
Secercah cahaya dalam kegelapan.

Sudah siap-siap bawa headlamp di tas, ternyata Gua Pawon ini gak terlalu gelap karena ada cahaya matahari yang masuk melalui langit-langit gua. Dari mulut Goa Pawon, kami menaiki tangga kayu kecil dan melewati lorong goa. Kami bisa melihat kelelawar dan… taraaa! Ternyata isi Goa Pawon ini sungguh menakjubkan! Percayalah banyak spot foto disini walaupun disini cuma banyak batu-batu.



Demi kenyamanan, pakailah sandal gunung atau sepatu gunung. jika tidak ingin tergelincir ketika turun ke area bawah goa karena licin. Beberapa kali, saya melihat teman-teman dari rombongan lain yang menggunakan flat shoes, sandal jepit, dan sepatu cantik lainnya. Rasanya sayang banget kan!


Kamu juga bisa menikmati pemandangan alam dari dalam goa dengan ketinggian 601 mdpl.
Perjalanan kami lanjutkan ke Stone Garden yang letaknya berada diatas Goa Pawon. Konon pengunjung yang datang ke Stone Garden dibatasi karena takut meruntuhkan Goa Pawon. Jadi, mendingan jalan-jalan ke Goa Pawon sekarang daripada suatu saat, goa ini sudah punah. Yuk!

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

Sarapan Bergizi Setiap Hari

Aktivitas yang padat seringkali membuat kita lupa untuk makan pagi. Terlalu banyak alasan untuk melewatkan sarapan ; bangun kesiangan, sibuk bekerja, tidak biasa sarapan, ribet harus menyiapkan sarapan, sedang diet dan masih banyak lagi. Sarapan adalah makan pagi yang sering terabaikan. Padahal untuk memulai hari, kita membutuhkan energi. Itu sebabnya sarapan tidak boleh diremehkan! Sarapan meningkatkan metabolisme tubuh yang dapat membangkitkan semangat dan membuat kinerja lebih baik.


Waktu sarapan yang baik adalah sebelum jam 9 pagi. Saat tidur tubuh kita tetap bekerja namun kurang adanya energi. Sedangkan esok harinya kita harus bekerja dan begitu seterusnya. Oleh karena itu kondisi tubuh yang kurang asupan setelah tidur malam harus segera diisi kembali dengan sarapan sebelum jam 9 pagi. Kebayang gak sih kalo didalam tubuh kita berteriak minta tolong karena perut kosong kurang tenaga? 

Salah satu pola hidup sehat adalah tetap mengkonsumsi makanan bergizi pada saat makan pagi, siang, dan malam. Dengan mengawali 1 bungkus Energen sebagai sarapan setiap hari, Energen hadir sebagai solusi sarapan yang praktis dan bergizi. Energen adalah minuman serbuk sereal yang mengandung karbohidrat, energi, protein, dan sigmavit. Energen memiliki berbagai pilihan rasa seperti vanila, cokelat, kacang hijau, jahe, dan jagung. Kalau saya paling suka rasa vanila!


Bagi saya, sarapan pagi menjadi ritual yang dilakukan setiap hari. Saya merasa tidak konsen, lapar, dan pusing jika tidak sarapan. Perut kosong juga membuat saya bad mood, bekerja tidak fokus dan selalu menantikan waktu makan siang tiba. Bahkan dulu saya pernah pingsan karena melewatkan sarapan, padahal aktivitas padat kala itu membutuhkan tenaga ekstra.

Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sarapan. Sarapan 5 menit saja bisa menjaga keseimbangan daya tahun tubuh hingga 1440 menit (24 jam) Luar biasa bukan sarapan itu? Tidak hanya dalam aktivitas sehari-hari, saya juga suka membawa Energen saat traveling sebagai menu sarapan yang praktis dan gak ribet. Apalagi untuk sarapan pagi waktu camping di gunung, hangat dan nikmat! Sarapan membantu tubuh kita menghasilkan energi yang optimal untuk beraktivitas dan berkreativitas.

Mulailah untuk hidup sehat dengan sarapan sebelum jam 9 pagi dan pastikan sarapan kamu bergizi lengkap seperti Energen. Sarapan lebih dari jam 9 pagi, bisa membuat jadwal makan jadi gak teratur dan bisa menyebabkan maag. So, gak ada lagi alasan untuk gak sarapan donk? Selamat melanjutkan aktivitas! Everyday nutritions start with Energen!

#PSN2018 #PekanSarapanNasional #EnergenPSNCompetiion #EnergenPSN2018

...

Keep in Touch
Thanks for reading!
-->

Join Over 75k + Subscribers