Keindahan Danau Toba dari Bukit Holbung Samosir | Toba Trip Part-1

Speechless.

Kayanya kata itu gak cukup mendeskripsikan bagaimana aku terpukau akan keindahan Danau Toba dari Bukit Holbung Samosir. Saking indahnya aku sampai gak bisa berkata-kata, dan sering banget bilang "Bagus banget!" selama mendaki Bukit Holbung.

Panorama Danau Toba dari Bukit Holbung.
Kali ini, aku bersama teman-teman dari Toba Tilapia dan Bersama Japfa mengunjungi Danau Toba yang mengelilingi Pulau Samosir. Memang tak lengkap rasanya jika mengunjungi Pulau Samosir tanpa ke Bukit Holbung. Pesawat kami mendarat di Bandara Silangit dan menempuh perjalanan kurang lebih dua jam ke Bukit Holbung dengan berkendara mobil.

Berhenti sejenak di Tele.
Untuk melihat view ini.
Kami melewati jalur Kabanjahe dan Tele untuk sampai ke Bukit Holbung. Sejenak mobil berhenti dan kami menikmati keindahan Danau Toba dari Tele. Sedikit gambaran, jalanan di sini berkelok-kelok. Coba bayangkan kalau di Puncak kan jalanannya kelok-kelok, ya seperti itu tapi ini lebih banyak. Akupun sempat mual dan memejamkan mata beberapa saat. Selama perjalanan ke sini, aku banyak sekali melihat gereja-gereja kecil dengan arsitektur vintage yang saling berjarak hanya beberapa meter saja. 

Kalau malam hari jalanan di sini gelap sekali, gak ada lampu jalan. Padahal kulihat lumayan banyak kendaraan melintas. Kata supir kami, warga di sini sudah terbiasa. Bahkan di daerah Pematang Siantar terdapat perkebunan Sawit dan ada perkampungan di sana. Katanya, wargapun sudah terbiasa menyusuri jalan perkebunan yang gelap saat pulang ke rumah.

Awal pendakian dikasih bonus anak tangga dulu.
Alam sangat bersahabat kala itu. Walau agak sedikit mendung, perjalanan kami menyusuri Bukit Holbung ditemani dengan langit biru dan awan yang indah. Saat awal pendakian, kami diberi bonus pemanasan menaikki anak tangga. Udara di sini tergolong sejuk, walaupun kami tetap berkeringat saat menyusuri Bukit Holbung yang konturnya naik-turun. Kami harus melewati delapan perbukitan untuk sampai ke puncak Bukit Holbung.

Pemandangannya kayak lukisan.  (Kiri ke kanan: Ka Dita, Mino, Ka Rikas, Ka Wildan, aku, dan Will)
Setelah dikasih bonus, ini trek sebenarnya.

Saat perjalanan menyusuri Bukit Holbung, seorang wisatawan dari Singapura bilang, "Bukit Holbung indah sekali. Sampai puncak 20 menit lagi".

Akupun makin semangat menuju puncak. Walau sepertinya perjalanan aku dan Will sampai puncak Bukit Holbung lebih dari 20 menit. Haha. Bukit Holbung bahkan lebih indah dan menakjubkan dari foto ini. Dari sini, aku bisa menikmati keindahan Danau Toba yang luar biasa. Aku terdiam menikmati keindahan alam yang cantik ini. Tempat ini sungguh membuka pikiranku bahwa masih banyak sekali destinasi di Indonesia yang gak kalah cantik dengan luar negeri.  Wisatawan asing aja udah datang kesini, kamu yakin gak mau kesini juga?


Ini adalah kali pertama Will nanjak bukit. Walau medannya tak terlalu sulit seperti naik gunung, tetap saja gak boleh diremehkan; sama-sama bikin ngos-ngosan, haus, dan kaki pegal. Tapi semua itu terbayarkan waktu kita berdua akhirnya sampai puncak. Biasanya doi anak pantai yang susah diajak naik gunung soalnya. Semoga doi gak kapok dan udah siap kuajak naik gunung di tahun ini. Haha.

We did it!
Sekilas Bukit yang berundak-undak di Bukit Holbung terlihat seperti Bukit Teletubies di Gunung Merbabu di Jawa Tengan dan Pulau Warinding di Sumba. Di kawasan sekitar Bukit Holbung terdapat desa yang ditempati oleh sekitar 500 orang. Di tengah perjalanan kami juga melihat kerbau-kerbau sedang mencari makan. Sejenak aku berpikir, darimanakah kerbau-kerbau itu? Haha.

Terlihat dari jauh rumah-rumah warga di sekitar Bukit Holbung.
Kerbau-kerbau yang sedang makan siang.
Danau Toba itu luas sekali. Dimanapun pemandangannya mengarah ke Danau Toba. Gak heran kalau Danau Toba dinobatkan sebagai Danau Terbesar se-Asia Tenggara dan Danau Kaldera Terbesar di Dunia. Keindahannya dapat dilihat dari berbagai sisi di Sumatera Utara. Jadi, sebenarnya masih banyak spot-spot lainnya untuk menikmati keindahan Danau Toba lho!

Pusuk Buhit dari Bukit Holbung.
Danau Toba dari Puncak Bukit Holbung.
Masyarakat sekitar menyebut Bukit Holbung sebagai Bukit Cinta karena katanya di salah satu sudut Bukit Holbung terdapat tepian Danau Toba yang menyerupai hati. Konon jika kita bisa mendaki hingga Puncak Bukit Holbung, perjalanan cintanya bakal mulus. Haha. Jadi, siapkan tenaga ekstra buat sampai puncak Bukit Holbung ya!

Ka Rikas dan Ka Wildan sedang menunggu kami.
Ternyata saat itu hanya aku, Will, ka Rikas, dan ka Wildan yang menuju puncak Bukit Holbung. Ka Rikas dan ka Wildan sudah lebih dulu sampai puncak, kemudian kami menyusul. Terima kasih Ka Rikas dan ka Wildan yang berbaik hati menunggu kami turun dari Puncak Bukit Holbung. Pasalnya, aku dan Will adalah orang terakhir yang berada di puncak. Seketika awan menjadi gelap dan mendung, langit biru berubah menjadi kelabu. Tak lama setelah kami menuruni puncak, hujan turun dengan intensitas sedang dan untungnya kami membawa jas hujan dan payung. 

Panorama Bukit Holbung.
Tahun ini, Danau Toba ditetapkan menjadi satu dari sepuluh Destinasi Prioritas oleh Kementerian Pariwisata lho! Semoga suatu hari, aku bisa ke sini lagi buat lihat keindahan Danau Toba dari Bukit Holbung waktu sunset. Yuk ke sini!

=======================================================================================

Tips ke Bukit Holbung:
  • Pakai sepatu (sepatu gunung/olahraga) yang nyaman karena kontur bukit Holbung naik turun.
  • Bawa persediaan air yang cukup dan cemilan karena sepenglihatanku hanya ada satu warung di basecamp. Jadi sebaiknya bawa bekal selama mendaki Bukit Holbung.
  • Bawa permen mint antisipasi mabok karena jalanan menuju ke sini berkelok-kelok.
  • Bawa koyo atau sejenisnya karena setelah turun Bukit Holbung biasanya badan pegal-pegal. 
  • Pada saat musim hujan, jangan lupa membawa jas hujan, karena gak ada tempat berteduh di atas sana.
=======================================================================================

Bukit Holbung
Address Jl. Dolok Raja, Harian, Samosir Regency, North Sumatra
Biaya Retribusi  Rp5.000, parkir sepeda motor dan mendirikan tenda +Rp5.000, parkir mobil Rp10.000

...

Keep in Touch
Thanks for reading!

No comments

Post a Comment

Travel Vlog