Negeri Laskar Pelangi

Apa yang terlintas di pikiran kamu kalau dengar Belitung? Hal pertama yang terlintas di pikiran saya adalah Laskar Pelangi. Hihi. Saya suka banget film sampai soundtrack Laskar Pelangi. Tapi lebih dari itu, Belitung menawarkan banyak hal eksotis dan menawan.

Kali ini saya berlibur bersama sahabat-sahabat yang sudah saya anggap seperti keluarga sendiri. Rencana kami pergi berlibur ke Belitung memang sudah dipersiapkan dari jauh hari. Kami pergi dengan penerbangan paling pagi rute Jakarta-Tanjung Pandan. Sesampainya di Bandara HAS Hanandjoedin, kami dijemput oleh guide yang merangkap jadi driver selama kami disana.

Di Belitung jalanan masih sepi, gak macet seperti di Jakarta. Rumah penduduk yang terlihat di sepanjang jalan juga masih terletak berjauhan. Belitung terbagi atas dua kabupaten yaitu Belitung dan Belitung Timur. Kata guide kami di daerah Belitung Timur cuma ada 4 lampu merah dan 3 Pertamina guys!

Batu Satam
Begitu kamu tiba di Belitung, bahkan ketika jalan pulang menuju bandara, kamu akan ketemu sama Tugu Batu Satam. Muter-muter di Belitung, ujung-ujungnya ngelewatin Bundaran Tugu Batu Satam ini. Seperi Tugu Selamat Datang di Bundaran HI yang menjadi ikon Jakarta, Tugu Batu Satam di Bundaran kota Tanjung Pandan juga menjadi ikon Belitung. Batu Satam adalah batu khas Belitung. Selain itu, batu satam juga dijadikan perhiasan dan bisa dijadikan oleh-oleh lho!

Tugu Batu Satam
Belitong atau Belitung?
Pada saat menyusun itinerary, kami sempat bingung karena ada lokasi yang namanya Burung Mandi. Nama yang aneh ya. Ternyata, warga Belitung menyebutnya dengan Burong Mandi. Belitung dan Belitong itu juga sama saja. Beberapa kata dengan pelafalan alphabet “O” adalah kebiasaan orang lokal.

Kopi Belitung
Belitung terkenal dengan kopinya. Gak heran hari pertama saja saya sudah minum 3 macam kopi. Yang paling terkenal namanya Kopi Kong Djie (bahkan di Jakarta sudah ada cabangnya). Katanya, Kong Djie di Belitung sudah seperti Starbucks di Jakarta, tersebar dimana-mana. Bedanya, Starbucks lebih mahal. Lol. Rata-rata kopi di Belitung dibandrol dari harga Rp. 6000 – Rp. 10.000. Tapi kalau soal rasa, kopi Belitung gak kalah mantapnya! Kalau pesan kopi susu, jangan lupa diaduk sampai bawah biar manis sempurna rasanya. Hihi.

Kopi Ake - Kopi Kong Djie - Kopi Belitung Timpo Dulu
Bagi teman-teman yang mau ke Belitung, ini itinerary kami selama disana. Rasanya itinerary ini sudah cukup mencakup tempat-tempat khas Belitung. Jangan lupa bawa payung ya, karena kadang suka hujan lokal. Selamat berlibur!
...


No comments:

Post a Comment

Facebook Page